logo
Wilayah

Skenario Terburuk Penerbangan Diuji, Bandara Juwata Simulasi Penanganan Darurat 

Kamis, 29 Oktober 2026

Skenario Terburuk Penerbangan Diuji, Bandara Juwata Simulasi Penanganan Darurat 

Simulasi penanganan keadaan darurat penerbangan di Bandara Juwata Tarakan. (IST)

Ukuran Teks
Normal

TARAKAN – Kepulan asap tebal membubung di ujung landasan pacu 24 Bandara Juwata Tarakan, Rabu (28/10/2026) sore. Sejumlah kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan, sementara personel bergerak cepat menjalankan prosedur penanganan keadaan darurat penerbangan.

Pemandangan tersebut bukanlah kecelakaan pesawat yang sebenarnya. Bandara Juwata Tarakan tengah menggelar simulasi untuk menguji kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi lintas instansi dalam menghadapi kemungkinan kecelakaan pesawat dan kondisi darurat lainnya.

Kepala Kantor UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan, Asri Sentosa, menegaskan, latihan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan pengelola bandara dalam menghadapi keadaan darurat penerbangan.

Rangkaian latihan berlangsung selama dua hari. Pada Selasa (27/10/2026), kegiatan diawali dengan Table Top Exercise, yakni pembahasan skenario kedaruratan untuk menguji alur komunikasi, koordinasi, serta pemahaman setiap unsur terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Selanjutnya, pada Rabu (28/10/2026), latihan berlanjut ke tahap lapangan melalui Latihan Parsial Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK). Kegiatan dimulai pukul 15.30 WITA di area ujung landasan pacu 24.

Dalam simulasi tersebut, personel PKP-PK bersama unsur terkait menguji kesiapan operasional dalam menangani keadaan darurat penerbangan.

"Latihan ini bukan sekadar menggerakkan kendaraan pemadam kebakaran atau menjalankan prosedur di atas kertas. Kesiapan personel, kecepatan komunikasi, ketepatan koordinasi, dan kejelasan pembagian tugas menjadi bagian penting yang harus dipastikan ketika keadaan darurat benar-benar terjadi," terangnya, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, dalam insiden penerbangan, setiap unsur harus mampu bergerak secara terpadu. Keterlambatan komunikasi maupun ketidaksiapan menjalankan prosedur berpotensi menghambat penanganan, terutama ketika keselamatan penumpang dan awak pesawat menjadi prioritas.

Karena itu, latihan melibatkan sejumlah mitra eksternal, di antaranya TNI Angkatan Udara Anang Busra, Kepolisian Pos Bandara Juwata Tarakan, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Lion Air, Citilink, MAF, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), serta Susi Air. Unsur internal Bandara Juwata Tarakan juga turut ambil bagian.

"Keterlibatan berbagai instansi tersebut diarahkan untuk memperkuat sinergi dalam aspek komunikasi, koordinasi, pembagian peran, hingga dukungan operasional apabila terjadi keadaan darurat penerbangan," bebernya.

Selama latihan parsial berlangsung, masyarakat di sekitar bandara berpotensi melihat kepulan asap tebal dan aktivitas kendaraan pemadam kebakaran di ujung landasan pacu 24.

Pihak Bandara Juwata Tarakan menegaskan, aktivitas tersebut merupakan bagian dari simulasi yang telah direncanakan, bukan kejadian darurat penerbangan yang sebenarnya.

Melalui rangkaian latihan ini, pengelola bandara berupaya mengevaluasi kesiapan sumber daya manusia, peralatan, serta prosedur penanggulangan keadaan darurat secara berkelanjutan.

Latihan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tidak hanya bergantung pada kondisi pesawat dan fasilitas bandara, tetapi juga pada kesiapan seluruh unsur dalam merespons keadaan darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

"Dengan demikian, ketika situasi yang selama ini hanya disimulasikan benar-benar terjadi, setiap personel diharapkan memahami perannya dan mampu menjalankan prosedur penanganan sesuai standar keselamatan dan keamanan penerbangan," pungkasnya. (*)

Reporter: Sofyan

Editor: Nurul Mujib Lamunsari

logo

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2026 Korankaltara.com