PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029
Rabu, 14 Oktober 2026

Pengukuhan pengurus DPC PKB Nunukan periode 2026–2030 di Hotel Lenflin Nunukan, Rabu (14/10). (Asrin/Koran Kaltara)
NUNUKAN – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Bermodal satu kursi di DPRD Kabupaten Nunukan, partai ini menargetkan peningkatan perolehan menjadi dua hingga tiga kursi pada pemilu mendatang.
Target tersebut menjadi tantangan bagi pengurus DPC PKB Nunukan periode 2026–2030 di bawah kepemimpinan Donal, yang dikukuhkan di Hotel Lenflin Nunukan, Rabu (14/10).
Pengukuhan yang dilakukan Ketua DPW PKB Kalimantan Utara (Kaltara), Herman, menjadi momentum awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga soliditas kader, dan memperluas kerja politik hingga tingkat akar rumput.
Herman menegaskan, peningkatan perolehan kursi tidak bisa hanya mengandalkan momentum menjelang pemilu. Dibutuhkan kerja teratur, terstruktur, dan berkelanjutan untuk merebut kepercayaan masyarakat.
“Kerja teratur, kerja terstruktur sehingga bisa mencapai target,” tegasnya.
Ia menyebut, PKB Nunukan saat ini memiliki satu kursi di DPRD. Dengan konsolidasi dan kerja bersama, partai optimistis mampu meningkatkan perolehan menjadi dua hingga tiga kursi pada Pemilu 2029.
Menurut Herman, biaya politik memang menjadi bagian dari perjuangan, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu kemenangan. Strategi yang tepat dan kerja politik yang efektif dinilai lebih penting untuk memperluas dukungan masyarakat.
“Orang bilang politik itu seluruhnya menggunakan dana yang besar. Saya katakan tidak semuanya. Ada pembiayaan, ada ongkos politik. Tetapi kerja-kerja cerdas, kerja-kerja yang rapi dan tepat sasaran, insyaallah jauh lebih efektif,” ujarnya.
Ia meminta pengurus baru tidak menjadikan keterbatasan modal sebagai alasan untuk berhenti bergerak. Sebaliknya, kader harus membangun kedekatan dengan masyarakat dan menghadirkan kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung.
Herman juga mengingatkan pentingnya orientasi politik untuk menyamakan pemahaman pengurus mengenai nilai dasar perjuangan, arah organisasi, serta peran partai dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, partai politik memiliki tanggung jawab melahirkan pemimpin yang mampu menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah. Kekuasaan harus diarahkan untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah juga diperlukan agar perencanaan, persetujuan, serta pengawasan pembangunan berjalan sesuai kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Nunukan Donal menegaskan, pengukuhan pengurus bukan akhir dari proses organisasi. Amanah tersebut harus diterjemahkan menjadi kerja politik yang terukur dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia meminta seluruh pengurus menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, serta mengesampingkan kepentingan sektoral yang berpotensi menghambat perjuangan partai.
“Pesan dari Ketua Umum DPP PKB, Gus Muhaimin Iskandar, PKB harus terus memperkuat konsolidasi, menjaga solidaritas organisasi, mengesampingkan kepentingan sektoral, serta hadir berpolitik secara inklusif dan berpihak kepada rakyat,” kata Donal.
Donal juga menekankan pentingnya orientasi politik untuk menyamakan pemahaman kader mengenai ideologi, nilai dasar perjuangan, dan arah kebijakan partai dalam menghadapi dinamika politik lokal maupun nasional.
Menurutnya, PKB harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus responsif terhadap persoalan masyarakat.
“Bekerjalah dengan hati, turun ke masyarakat, dengarkan keluh kesah mereka, dan jadikan PKB sebagai solusi nyata atas berbagai persoalan di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, konsolidasi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Pengurus harus memperkuat organisasi hingga tingkat bawah, membangun komunikasi dengan masyarakat, dan mengawal kepentingan rakyat.
Target tiga kursi pada Pemilu 2029 pun menjadi pekerjaan politik yang harus dijawab melalui soliditas organisasi dan kerja nyata.
Setelah pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) pertama bagi kepengurusan DPC PKB Nunukan periode 2026–2030. (*)
Reporter: Asrin
Redaktur: Fathu Rizqil Mufid
Berita Terkait

Partai di Kaltara Dinilai Lemah Soal Pendidikan Politik Kader

Vamelia Ibrahim Serap Aspirasi Warga

Gerindra Bulungan Siap Dukung Kepemimpinan Prabowo Hingga 2030

Kepala Desa di Tana Tidung Tetap Menjabat 8 Tahun

Partai Nasdem Tegaskan, PAW Kader yang Selingkuh Politik

Kharisma Paparkan Visi Misi Dihadapan Ketua DPP PDIP

Boleh Ikut Kampanye Tapi Tak Jadi Timses
Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

TKD Anjlok, Program Pembangunan Tarakan Terpangkas

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Kasus Tambang PT CCM, Kejagung Geledah Empat Lokasi di Kaltara

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

