KORMI Kaltara Dorong Pelestarian Menyumpit, Dekatkan Olahraga dengan Masyarakat
Sabtu, 24 Oktober 2026

Perlombaan menyumpit dalam rangka HUT ke-14 Kaltara di halaman Kantor Gubernur Kaltara (Red).
TANJUNG SELOR – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong pelestarian olahraga tradisional yang mulai jarang dimainkan masyarakat. Salah satunya melalui perlombaan menyumpit yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kaltaradalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Kaltara.
Perlombaan ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga upaya menghidupkan kembali olahraga tradisional sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi publik.
Ketua KORMI Kaltara, Achmad Djufrie, mengatakan pihaknya menggelar tujuh jenis perlombaan dalam rangkaian peringatan HUT Kaltara tahun ini. Kegiatan tersebut dirancang agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam memeriahkan hari jadi provinsi.
“Jadi, kami membuat perlombaan dalam rangka HUT Kaltaradengan kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Semua masyarakat dapat mengikuti perlombaan ini. Kami juga ingin olahraga tradisional terus dikembangkan dan jangan sampai dilupakan,” ungkap Achmad, Sabtu (24/10/2026).
Ia menjelaskan, olahraga tradisional menjadi salah satu fokus kegiatan Kormi Kaltara tahun ini. Selain menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya, olahraga tersebut dinilai mampu menjadi sarana mendekatkan KORMI dengan masyarakat.
Menurutnya, olahraga masyarakat tidak harus selalu mengandalkan aktivitas fisik yang berat. Melalui perlombaan tradisional, masyarakat dapat berolahraga sambil menikmati suasana kebersamaan.
“Kami lebih banyak menghadirkan olahraga tradisional tahun ini karena sesuai dengan moto KORMI sebagai olahraga masyarakat. Harapannya, masyarakat mendapatkan kesehatan dan kebahagiaan dari perlombaan tersebut,” jelasnya.
Achmad menambahkan, unsur kesenangan dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Di sisi lain, perlombaan juga diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk mengenal dan memainkan kembali olahraga tradisional yang mulai ditinggalkan.
“Yang penting, masyarakat yang mengikuti mendapatkan keseruan dan kebahagiaan dari perlombaan. Kegiatan ini juga untuk mengangkat kembali olahraga yang sudah mulai jarang dimainkan,” tambahnya.
KORMI Kaltara berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar olahraga tradisional tetap dikenal dan menjadi bagian dari aktivitas masyarakat. Dengan demikian, peringatan HUT Kaltara tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga kelestarian olahraga tradisional di daerah. (*)
Reporter: Redaksi/Koran Kaltara
Redaktur: Fathu Rizqil Mufid
Berita Terkait

Venue Porprov II Kaltara di Malinau Siap 95 Persen

Pemprov Kaltara Tunggu Putusan Inkrah Pengadilan

Sekprov Tegaskan OPD Tertib Pajak Kendaraan Dinas, ASN Diminta Pakai Plat KU

Gubernur Kaltara: APBD Bisa Dialihkan untuk Masyarakat

Perketat Pengawasan Pajak Alat Berat di Kaltara

Megaproyek Energi Mengintai Kaltara

Soroti Konflik Agraria di Kaltara
JPU Dinilai Keliru Tafsirkan Aturan Pendidikan Kesetaraan dalam Perkara Dugaan Ijazah Palsu

Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

TKD Anjlok, Program Pembangunan Tarakan Terpangkas

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

