Venue Porprov II Kaltara di Malinau Siap 95 Persen
Minggu, 18 Oktober 2026

Ernes Silvanus
TANJUNG SELOR – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) terus dikebut. Kesiapan venue pertandingan di Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah dilaporkan telah melampaui 95 persen.
Di tengah persiapan yang semakin intensif, koordinasi antara panitia besar (PB) Porprov II Kaltara, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara, dan pengurus provinsi cabang olahraga (pengprov cabor) menjadi perhatian utama, terutama untuk memastikan ketersediaan peralatan pertandingan dan efisiensi anggaran.
Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau sekaligus Ketua Harian PB Porprov II Kaltara, Ernes Silvanus, mengatakan pihaknya telah menggelar pertemuan dengan KONI Kaltara untuk membahas berbagai kebutuhan penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Pembahasan meliputi pembiayaan, teknis pertandingan, penyiapan medali, hingga kesiapan venue yang akan digunakan.
“Tadi sudah bertemu dengan KONI Kaltara membahas beberapa hal, terkait masalah pembiayaan, pertandingan, medali, serta kesiapan venue yang digunakan,” ungkap Ernes.
Ia menjelaskan, KONI Kaltara akan melakukan inventarisasi kebutuhan peralatan melalui masing-masing pengprov cabor. Langkah ini bertujuan mengetahui jenis peralatan yang sudah tersedia di daerah, termasuk di Malinau sebagai tuan rumah, serta kebutuhan yang masih harus dipenuhi.
Dengan pendataan tersebut, daerah yang memiliki peralatan dapat saling mendukung sehingga tidak semua kebutuhan harus dipenuhi melalui pengadaan baru.
“Nanti KONI Kaltara akan menginventarisasi kepada pengprov, peralatan apa saja yang sudah ada dan apa saja yang tersedia di Malinau. Nanti bisa saling berbagi,” katanya.
Menurut Ernes, inventarisasi menjadi langkah penting untuk mengefisienkan waktu dan anggaran. Pengadaan peralatan baru berpotensi menambah kebutuhan biaya sekaligus memperpanjang proses persiapan apabila tidak direncanakan dengan matang.
Karena itu, pemanfaatan peralatan yang sudah tersedia melalui koordinasi antarpengurus cabang olahraga perlu dimaksimalkan sebelum kompetisi dimulai.
“Ini menjadi hal yang penting mengingat waktu dan biayanya. Kalau harus melakukan pengadaan yang baru, perlu diperhitungkan lagi karena membutuhkan anggaran serta waktu,” jelasnya.
Terkait kesiapan fasilitas pertandingan, Ernes menyebut progres venue di Malinau telah melampaui 95 persen. Selain itu, technical handbook (THB) atau buku panduan teknis pertandingan juga telah tersedia sebagai acuan pelaksanaan kompetisi.
“Untuk venue, kesiapannya sudah di atas 95 persen. Bahkan, THB juga sudah ada,” ujarnya.
Meski persiapan venue dan panduan teknis telah menunjukkan progres, Ernes menegaskan koordinasi lintas pihak tetap harus diperkuat. Kepastian ketersediaan peralatan, pembiayaan, dan kebutuhan teknis setiap cabang olahraga menjadi bagian penting untuk memastikan pertandingan berjalan sesuai rencana.
Ia berharap seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga Porprov II Kaltara di Malinau berlangsung lancar.
“Kami ingin seluruh kebutuhan bisa dipersiapkan dengan baik. Karena itu, koordinasi dan inventarisasi harus dilakukan agar pelaksanaan Porprov II Kaltara berjalan sesuai rencana,” pungkasnya. (*)
Reporter: Redaksi/Koran Kaltara
Redaktur: Fathu Rizqil Mufid
Berita Terkait

Pemprov Kaltara Tunggu Putusan Inkrah Pengadilan

Sekprov Tegaskan OPD Tertib Pajak Kendaraan Dinas, ASN Diminta Pakai Plat KU

Gubernur Kaltara: APBD Bisa Dialihkan untuk Masyarakat

Perketat Pengawasan Pajak Alat Berat di Kaltara

Megaproyek Energi Mengintai Kaltara

Soroti Konflik Agraria di Kaltara

Kasus Tambang PT CCM, Kejagung Geledah Empat Lokasi di Kaltara
Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

TKD Anjlok, Program Pembangunan Tarakan Terpangkas

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Kasus Tambang PT CCM, Kejagung Geledah Empat Lokasi di Kaltara

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

