Kabel Semrawut Belum Ditangani, Achmad Djufrie: Jangan Cuma Ambil Keuntungan
Senin, 26 Oktober 2026

Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie menyoroti kabel semrawut dan menjuntai rendah yang membahayakan pengguna jalan. (Red)
TANJUNG SELOR – Kabel semrawut dan menjuntai rendah di badan jalan kembali menjadi sorotan. Kondisi yang membahayakan keselamatan pengguna jalan tersebut mendesak untuk segera ditangani, terlebih setelah insiden kabel menjuntai yang menyebabkan warga di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, mengalami cedera.
Ketua DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) Achmad Djufrie meminta pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan dan pemeliharaan kabel segera melakukan penataan. Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama, bukan sekadar mengejar keuntungan dari layanan yang diberikan kepada pelanggan.
“Saya meminta kepada pihak yang bertanggung jawab terkait kabel yang semrawut itu agar segera diperhatikan. Jangan hanya mengambil keuntungan dari pelanggan maupun masyarakat, tetapi kabel yang menjadi tanggung jawabnya tidak diperhatikan,” tegas Achmad.
Ia mengungkapkan, insiden akibat kabel yang menjuntai di Tanjung Selor pada pekan lalu menjadi peringatan bahwa persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Penanganan harus segera dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Jangan sampai ada lagi kejadian yang memakan korban. Ini harus diperhatikan oleh pihak yang bertanggung jawab karena sangat berbahaya, terlebih bagi warga yang melintas,” ujarnya.
Achmad menegaskan, persoalan kabel semrawut tidak hanya perlu menjadi perhatian di Kabupaten Bulungan. Penataan juga harus dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di Kaltara agar keselamatan masyarakat terjamin.
Ia mengingatkan, kabel yang dibiarkan menjuntai tanpa penanganan berpotensi memicu keresahan warga. Bahkan, masyarakat bisa saja mengambil tindakan sendiri apabila persoalan tersebut terus diabaikan.
“Ini harus mendapatkan perhatian. Jangan sampai nanti masyarakat yang memutus kabel, bahkan ada yang sampai berteriak-teriak karena belum ada perbaikan,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan Koran Kaltara, kabel yang menjuntai di Jalan Kolonel Soetadji, tepatnya di depan Bank BNI Tanjung Selor, dilaporkan belum diperbaiki. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Pihak yang bertanggung jawab diharapkan segera melakukan pemeriksaan, pengamanan, dan penataan kabel agar tidak membahayakan masyarakat. Jangan sampai penanganan baru dilakukan setelah jatuh korban berikutnya. (*)
Reporter: Redaksi/Koran Kaltara
Redaktur: Fathu Rizqil Mufid
Berita Terkait

Usulan Sekolah Jadi Pemasok Bahan Baku MBG Disalahartikan, Sanusi Beri Penjelasan

KORMI Kaltara Dorong Pelestarian Menyumpit, Dekatkan Olahraga dengan Masyarakat

Venue Porprov II Kaltara di Malinau Siap 95 Persen

Pemprov Kaltara Tunggu Putusan Inkrah Pengadilan

Sekprov Tegaskan OPD Tertib Pajak Kendaraan Dinas, ASN Diminta Pakai Plat KU

Gubernur Kaltara: APBD Bisa Dialihkan untuk Masyarakat

Perketat Pengawasan Pajak Alat Berat di Kaltara
JPU Dinilai Keliru Tafsirkan Aturan Pendidikan Kesetaraan dalam Perkara Dugaan Ijazah Palsu

Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

TKD Anjlok, Program Pembangunan Tarakan Terpangkas

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Tiga Anggota Polresta Bulungan Dipecat Tidak Hormat

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

