ISPA di KTT Tembus 2.870 Kasus Hingga Oktober
Rabu, 28 Oktober 2026

Muhammad Sarif
TANA TIDUNG – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Tana Tidung (KTT) mencapai 2.870 kasus hingga Oktober 2026. Setelah sempat menurun sepanjang September, jumlah penderita kembali meningkat pada awal Oktober. Di tengah kondisi tersebut, kabut asap dan polusi udara menjadi faktor yang perlu diwaspadai.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tana Tidung, Muhammad Sarif, mengatakan, tren kasus ISPA mengalami fluktuasi dalam beberapa pekan terakhir. Pada September, jumlah kasus tercatat sebanyak 151 kasus pada minggu pertama, turun menjadi 122 kasus pada minggu kedua, kemudian naik menjadi 139 kasus pada minggu ketiga sebelum kembali turun menjadi 111 kasus pada minggu keempat.
Memasuki Oktober, kasus kembali meningkat. Pada minggu pertama tercatat 123 kasus dan naik menjadi 143 kasus pada minggu kedua.
“Kalau melihat grafik per minggu, September sempat turun dan Oktober naik lagi. Kabut asap menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai, meskipun penyebab ISPA tidak hanya dari asap,” katanya, Rabu (28/10/2026).
Selain paparan kabut asap dan polusi udara, sejumlah faktor lain juga dapat meningkatkan risiko ISPA. Di antaranya perubahan cuaca saat pancaroba, infeksi virus, serta kondisi daya tahan tubuh.
Sarif mengajak masyarakat menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Masyarakat juga diimbau mengurangi paparan debu dan asap, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Penggunaan masker ketika berada di luar ruangan, mencuci tangan secara rutin, serta menerapkan etika batuk juga dianjurkan untuk membantu mencegah penularan penyakit.
Berdasarkan data Dinkes Tana Tidung hingga Oktober 2026, ISPA menjadi penyakit yang paling banyak ditangani di fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut, menggeser hipertensi.
“Kami dari Dinkes pastinya terus memantau perkembangan kasus ISPA sebagai bagian dari upaya mengantisipasi peningkatan penyakit pernapasan di wilayah Tana Tidung,” pungkasnya. (*)
Reporter: Kurniawin
Editor: Nurul Mujib Lamunsari
Berita Terkait

Sabri: Pemuda KTT Harus Berani Maju dan Berkembang

Akses Data Penduduk KTT Tak Bisa Sembarangan

PAUD Tana Tidung Belajar dari Asia-Pasifik

BPS KTT Ingatkan Desil Bukan Jaminan Bansos

Tana Tidung Siapkan Desa Peduli Pendidikan

Perlinsos Digital Arahkan Bansos Tana Tidung Tepat Sasaran

Putus Sekolah Tak Terlapor, Desa di Tana Tidung Diminta Lebih Peka
JPU Dinilai Keliru Tafsirkan Aturan Pendidikan Kesetaraan dalam Perkara Dugaan Ijazah Palsu

Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

TKD Anjlok, Program Pembangunan Tarakan Terpangkas

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Tiga Anggota Polresta Bulungan Dipecat Tidak Hormat

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

