Bupati Bulungan Imbau Warga Waspada
Senin, 02 November 2026

Syarwani
Korsleting Listrik Bisa Picu Kebakaran
TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Terlebih, kondisi cuaca panas yang terjadi belakangan ini berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Meski titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bulungan mulai berkurang, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi kebakaran yang bersumber dari instalasi listrik maupun peralatan rumah tangga.
Syarwani mengatakan, sepanjang Oktober lalu, sejumlah kebakaran terjadi di Kabupaten Bulungan. Peristiwa tersebut melanda rumah warga, rumah toko (ruko), hingga gudang. Berbagai faktor dapat menjadi pemicu, sehingga langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini.
“Walaupun titik hotspot sudah mulai hilang, kami tetap mengimbau masyarakat yang hendak keluar rumah agar memperhatikan kondisi keamanan rumahnya terlebih dahulu,” ujar Syarwani, Senin (2/11).
Dia mengingatkan, beberapa peralatan rumah tangga perlu mendapat perhatian sebelum penghuni meninggalkan rumah. Di antaranya kompor gas, perangkat elektronik, sambungan listrik, hingga pengisi daya telepon genggam atau charger.
Menurutnya, kebiasaan mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan serta memastikan kompor dalam kondisi aman merupakan langkah sederhana untuk mengurangi risiko kebakaran.
“Ketika keluar rumah, seluruh aspek keamanan harus dicek kembali. Terutama kompor gas dan colokan listrik. Termasuk yang sering kita lupa, charger handphone. Itu juga berpotensi memicu arus pendek listrik yang bisa menyebabkan kebakaran,” tegasnya.
Syarwani berharap masyarakat membangun kebiasaan memeriksa kondisi rumah sebelum bepergian. Sebab, hal-hal kecil yang kerap dianggap sepele justru dapat menjadi pemicu terjadinya kebakaran apabila tidak diperhatikan.
“Saya yakin kita semua memahami cara menghindari hal tersebut. Apalagi dengan kondisi cuaca yang saat ini panas, tentu harus ada komitmen bersama untuk mencegah kebakaran, termasuk yang disebabkan arus pendek listrik,” pungkasnya.
Dia menegaskan, kewaspadaan dan pemeriksaan sederhana sebelum meninggalkan rumah menjadi bagian penting dari upaya pencegahan kebakaran di lingkungan masyarakat. (*)
Reporter: Redaksi/Koran Kaltara
Redaktur: Fathu Rizqil Mufid
Berita Terkait

Pasar Modern Panca Agung Senilai Rp29 Miliar Belum Beroperasi

Bebas Denda Pajak Diperpanjang hingga Akhir Tahun

Surat Galang Dana Karhutla Catut Nama Lurah dan Tokoh Adat

Orang Tua dan Pihak Sekolah Dipanggil Polisi

Suasana Rooftop Luminor Hotel Menyeramkan

Gandeng IPB dan YKAN, Bulungan Perkuat Pembangunan Hijau Berbasis Riset

Ahli Hukum UBT Uraikan Unsur Pemalsuan Surat dalam Sidang Lausa Laida
JPU Dinilai Keliru Tafsirkan Aturan Pendidikan Kesetaraan dalam Perkara Dugaan Ijazah Palsu

Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Tiga Anggota Polresta Bulungan Dipecat Tidak Hormat

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

