logo
Wilayah

Akun Medsos Dicatut, PT Ilmiari Training Center Khawatir Kepercayaan Pelanggan Terganggu

Rabu, 21 Oktober 2026

Akun Medsos Dicatut, PT Ilmiari Training Center Khawatir Kepercayaan Pelanggan Terganggu

Kantor sekretariat PT Ilmiari Training Center di Jalan Jambu, Tanjung Selor. (IST)

Ukuran Teks
Normal

TANJUNG SELOR – Dugaan pencatutan identitas lembaga untuk kepentingan penipuan kembali menjadi perhatian. Kali ini, PT Ilmiari Training Center di Jalan Jambu, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, mengaku akun media sosialnya diduga ditiru oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Perusahaan yang bergerak di bidang kursus mengemudi tersebut khawatir aksi pencatutan itu merugikan calon peserta sekaligus mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang mereka kelola.

Direktur PT Ilmiari Training Center, Kuswari, mengatakan selama ini pihaknya memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan penyampaian informasi kegiatan, termasuk membagikan brosur serta aktivitas kursus mengemudi.

Namun, belakangan ia mengetahui adanya akun yang diduga meniru identitas perusahaannya dan menggunakan materi promosi yang sebelumnya diunggah melalui akun resmi.

“Jadi kami itu punya akun medsos juga, ada di TikTok yang biasanya kami sering membagikan kegiatan, baik brosur maupun kegiatan lainnya. Itu yang kemudian diambil untuk dipakai di akun oknum ini,” jelas Kuswari, Rabu (21/10/2026).

Dugaan tersebut pertama kali diketahui setelah seorang calon peserta yang hendak mendaftar kursus merasa curiga terhadap nomor telepon yang dihubunginya. Calon peserta itu kemudian mengonfirmasi nomor tersebut kepada Kuswari untuk memastikan apakah benar milik PT Ilmiari Training Center.

“Calon peserta kami merasa heran karena nomor yang dihubungi berbeda. Kebetulan dia kenalan saya, jadi langsung menanyakan ke saya,” ujarnya.

Setelah menerima informasi tersebut, Kuswari mencoba menghubungi nomor yang dicurigai melalui WhatsApp untuk meminta penjelasan. Namun, pihak yang dihubungi disebut tidak dapat menjelaskan secara lengkap lokasi kantor yang dimaksud.

Menurut Kuswari, oknum tersebut justru menawarkan layanan antar-jemput untuk keperluan kursus mengemudi.

“Saya hubungi langsung melalui WhatsApp, kemudian dia tidak bisa menjelaskan secara lengkap lokasi kantor. Oknum itu malah meminta antar-jemput untuk kursusnya,” katanya.

Kuswari mengaku khawatir jika dugaan pencatutan tersebut tidak segera diantisipasi, calon peserta bisa salah menghubungi pihak yang tidak berkaitan dengan perusahaan. Kondisi itu juga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga merugikan masyarakat yang ingin mengikuti kursus mengemudi.

Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menemukan akun media sosial yang menawarkan layanan kursus dengan mengatasnamakan PT Ilmiari Training Center.

Calon peserta diminta memastikan keaslian akun dan nomor kontak sebelum melakukan pendaftaran maupun transaksi. Jika menemukan informasi yang mencurigakan, masyarakat sebaiknya melakukan konfirmasi langsung kepada pihak perusahaan melalui saluran komunikasi resminya.

Pihak perusahaan berharap masyarakat tidak mudah percaya terhadap akun yang hanya menggunakan nama, foto, atau materi promosi serupa tanpa memastikan keasliannya. (*)

Reporter: Redaksi/Koran Kaltara

Redaktur: Fathu Rizqil Mufid

logo

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2026 Korankaltara.com