logo
Wilayah

Kunjungan Wisman ke Nunukan Turun 31,88 Persen

Rabu, 04 November 2026

Kunjungan Wisman ke Nunukan Turun 31,88 Persen

Iskandar Ahmaddien

Okupansi Hotel Tersisa 21 Persen

Ukuran Teks
Normal

NUNUKAN – Arus kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kabupaten Nunukan mengalami penurunan signifikan pada September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan mencatat sebanyak 966 kunjungan wisman melalui pintu keimigrasian, turun 31,88 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada Agustus 2026, jumlah kunjungan wisman masih mencapai 1.418 kunjungan. Namun, dalam sebulan angka tersebut menyusut sebanyak 452 kunjungan menjadi 966 kunjungan pada September.

Penurunan juga terlihat pada tingkat penghunian kamar (TPK) hotel dan akomodasi lainnya. Pada September 2026, TPK tercatat hanya 21,05 persen, turun 2,53 poin dibandingkan Agustus yang mencapai 23,58 persen.

Artinya, dari setiap 100 malam kamar yang tersedia di Nunukan selama September, hanya sekitar 21 malam kamar yang terisi.

Kepala BPS Kabupaten Nunukan, Iskandar Ahmaddien, mengatakan data tersebut merupakan gambaran perkembangan pariwisata sekaligus tingkat pemanfaatan akomodasi di Kabupaten Nunukan.

“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada September 2026 tercatat sebanyak 966 kunjungan, turun dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 1.418 kunjungan,” ungkapnya dalam rilis Statistik Pariwisata Kabupaten Nunukan, Rabu (4/11).

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, penurunan juga terjadi. Pada September 2025, BPS mencatat sebanyak 1.058 kunjungan wisman. Dengan demikian, kunjungan September 2026 mengalami kontraksi 8,70 persen secara tahunan.

Meski kunjungan wisman dan tingkat hunian hotel menurun secara bulanan, rata-rata lama menginap tamu justru mengalami peningkatan.

BPS mencatat rata-rata lama menginap tamu gabungan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, mencapai 1,28 hari pada September 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan Agustus yang tercatat 1,25 hari.

Rata-rata lama menginap tamu Indonesia tercatat 1,28 hari, sedangkan tamu asing mencapai 1,70 hari. Namun, untuk tamu asing, angka tersebut justru menurun dibandingkan Agustus yang mencapai 2,04 hari.

Di sisi lain, secara tahunan tingkat penghunian kamar hotel masih menunjukkan perbaikan. TPK September 2026 sebesar 21,05 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2025, yakni 19,58 persen.

BPS juga mencatat fluktuasi kunjungan wisman sepanjang September 2025 hingga September 2026. Jumlah tertinggi terjadi pada Desember 2025 dengan 3.104 kunjungan, sedangkan terendah pada November 2025 sebanyak 878 kunjungan.

Data tersebut menunjukkan arus kunjungan wisatawan ke Nunukan masih mengalami perubahan cukup besar dari bulan ke bulan.

BPS mengingatkan, jumlah kunjungan wisman melalui pintu keimigrasian tidak dapat disamakan secara langsung dengan jumlah tamu asing yang menginap di hotel. Kedua indikator tersebut memiliki cakupan dan satuan pengukuran berbeda.

Penurunan kunjungan wisman dan tingkat hunian hotel ini menjadi catatan bagi pemerintah daerah serta pelaku usaha pariwisata dalam melihat perkembangan sektor pariwisata di wilayah perbatasan tersebut.

Hingga kini, BPS belum menjelaskan faktor yang menyebabkan penurunan kunjungan wisman maupun tingkat penghunian kamar hotel pada September 2026. (*)

Reporter: Asrin

Redaktur: Fathu Rizqil Mufid

logo

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2026 Korankaltara.com