Festival Sungai Kayan Kembali Digelar
Rabu, 14 Oktober 2026

Para peserta bersiap adu cepat di lintasan Sungai Kayan, Rabu (14/10/2026). (Red)
Perahu Dayung Warnai Aliran Sungai
TANJUNG SELOR – Festival Sungai Kayan kembali digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Bulungan dan ke-236 Tanjung Selor, Rabu (14/10/2026). Perahu-perahu dayung dengan beragam warna dan ornamen khas budaya daerah menghiasi aliran Sungai Kayan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya kawasan tepian Sungai Kayan. Warga berbondong-bondong menyaksikan adu cepat para pendayung yang berlaga membawa nama daerah masing-masing.
Bupati Bulungan Syarwani secara langsung melepas para peserta sebagai tanda dimulainya perlombaan dalam rangkaian Festival Sungai Kayan.
Syarwani mengatakan, festival tersebut menjadi salah satu upaya melestarikan budaya sekaligus mengangkat peran Sungai Kayan yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Bulungan.
“Festival ini sebagai bentuk upaya pelestarian budaya yang dimiliki Bulungan. Ini juga untuk memeriahkan HUT Kabupaten Bulungan dan Kota Tanjung Selor,” ujarnya, Rabu (14/10/2026).
Dia mengungkapkan, seluruh 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan turut ambil bagian dalam perlombaan. Setiap kecamatan mengirimkan perwakilan desa untuk menyemarakkan festival tahunan tersebut.
“Sepuluh kecamatan hadir semua. Rata-rata minimal satu desa dari masing-masing kecamatan ikut memeriahkan festival ini,” bebernya.
Tak hanya diikuti peserta dari Bulungan, perlombaan juga menarik perhatian daerah lain. Salah satunya Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang turut ambil bagian dalam kelas terbuka atau open class 50.
Syarwani mengapresiasi keikutsertaan peserta dari luar daerah karena dinilai menambah semarak kompetisi sekaligus memperluas jangkauan Festival Sungai Kayan.
“Kami mengapresiasi teman-teman dari Berau yang datang untuk bertanding. Kami memang membuka kelas terbuka sehingga daerah lain, termasuk Berau, bisa ikut serta,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Syarwani mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. Dia berharap festival berjalan tertib, aman, dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Festival Sungai Kayan diharapkan tidak hanya menjadi hiburan masyarakat dalam perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi agenda tahunan untuk menjaga tradisi, memperkuat kebersamaan, serta memperkenalkan budaya Bulungan kepada masyarakat luas.
“Bulungan bisa berdaulat, Bulungan bisa inklusif, Bulungan bisa sinergi, dan Bulungan bisa adaptif,” pungkasnya. (*)
Reporter: Redaksi/Koran Kaltara
Redaktur: Fathu Rizqil Mufid
Berita Terkait

Gubernur Zainal Minta CSR Migas Tak Menumpuk di Wilayah Tertentu

151 Jeriken Pertalite Dibawa ke Kutai Timur, Dua Orang Diamankan

Kabut Asap Memburuk, ISPA Tarakan Tembus 777 Kasus

Tekankan Investasi, Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Berkelanjutan

120 Perahu Ramaikan Festival Sungai Kayan, Pendayung Berau Siap Ikut Bertanding

239 Peserta dari Sabah Meriahkan Iraw Tidung Borneo Bersatu di Nunukan

Gelombang Ancaman dari Sulawesi Utara
Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

TKD Anjlok, Program Pembangunan Tarakan Terpangkas

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Kasus Tambang PT CCM, Kejagung Geledah Empat Lokasi di Kaltara

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

