Wanti-Wanti Perusahaan Berkantor Luar
Senin, 17 Maret 2025

Ilustrasi
Dinilai Tidak Andil Berkontribusi terhadap Daerah yang Digarap
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pelaku usaha yang hanya berorientasi mengeruk hasil alam Kaltara tanpa berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat, mendapat catatan khusus. Perusahaan harus memiliki kantor di daerah, bukan di luar Kaltara.
"Saya minta, semua perusahaan di Kaltara, berkantor di Tanjung Selor. Kita terapkan regulasinya," tegas Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang di hadapan kepala OPD, pekan lalu.
Menurutnya, pelaku usaha jangan hanya memikirkan kepentingan korporasi semata. Lebih dari itu, ada kemaslahatan publik yang harus mendapat perhatian swasta. Dengan berkantornya perusahaan di Kaltara, disebut akan ada dampak positif terhadap daerah.
"Keuntungan yang kita ambil, memberikan peluang kepada anak kita yang belum bekerja, bisa bekerja. Minimal ada lapangan pekerjaan, ada perputaran ekonomi. Karena ada kantor, ada aktivitas, ada uang yang berputar," jelas Zainal.
Pada kesempatan berbeda, Kepala BKAD Kaltara, Denny Harianto menyebut pernyataan Gubernur lahir dari fenomena perusahaan tak berkantor di daerah tempat beroperasi. "Ada perusahaan di Kaltara, tapi kita tidak tahu kantornya di mana. Harusnya dia (perusahaan) wilayah kerjanya di Kaltara, kantornya di sini, bukan malah di luar," tegas Denny.
"Kalau kantor di sini, bisa timbul multiplier efek. Kantornya ada, tentu dia bisa serap tenaga kerja, walaupun satu-dua orang, atau lebih. Kemudian ada uang yang beredar di sini, karena kan pasti mereka belanja di sini untuk kebutuhan sehari-hari," ulas Denny senada dengan Gubernur.
Dia mengakui, Kaltara telah mempunyai regulasi terkait komitmen perusahaan terhadap pembangunan daerah. Dengan begitu, andil yang dapat dilakukan oleh korporasi adalah dengan memiliki kantor di wilayah kerjanya.
"Pergub-nya sudah ada. Kemudian dalam Pergub, NPWP juga bayar di Kaltara. Tinggal teman-teman OPD yang sosialisasikan, bangun komunikasi, tegakkan," tegas Denny.
Pemprov, kata Kepala BKAD, menaruh kepercayaan tinggi terhadap seluruh proyek investasi di Kaltara. Sebab dia meyakini, dengan adanya investasi, perekonomian daerah juga akan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat juga semakin baik. (rul)
Redaktur: Nurul Mujib Lamunsari
Berita Terkait

Kebun Raya Bundayati Dapat Apresiasi BRIN

Nasib 3.000 Peserta JKN Tarakan Menunggu Kepastian

Lanal Nunukan Gagalkan Penyelundupan Balpres Rp62 Juta, Pelaku Kabur ke Malaysia

Mencari Nilai dari Hutan Kayan

Bakar Ban, Massa Desak Pemerintah Tuntaskan Persoalan Tarakan

30 Calon Pekerja Migran Gagal Berangkat ke Malaysia

Menjaga Mutu MBG di Pelosok Kaltara
JPU Dinilai Keliru Tafsirkan Aturan Pendidikan Kesetaraan dalam Perkara Dugaan Ijazah Palsu

Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Tiga Anggota Polresta Bulungan Dipecat Tidak Hormat

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

Uji Kompetensi Lima Calon Sekda Nunukan di LAN Makassar

