Masyarakat Terbantu dengan Kehadiran Perusahaan
Minggu, 30 Juni 2024

Sambutan External Relation Manager PT PKN Iwan Suryatno, pada kegiatan khitanan massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-78 dan launching ODF
PT PKN Gelar Khitanan Massal dan Launching ODF di Sekatak Bengara
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) merupakan perusahaan yang mendorong pembangunan melibatkan banyak unsur. Adalah konsep pentahelix atau multipihak di mana unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen untuk mengembangkan potensi lokal desa dan kawasan perdesaan.
Seperti kegiatan yang dilaksanakan pada akhir pekan lalu di Desa Sekatak Bengara, Kecamatan Sekatak, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara). Perusahaan yang tergabung dalam Energi Nusa Mandiri (ENM) Group itu, melibatkan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Puskesmas Sekatak, Koramil, Pemerintah Desa dalam rangka HUT Bhayangkara ke-78, menggelar khitanan massal pada Sabtu (29/6/2024).
Sebanyak 27 anak yang dikhitan, di mana PKN memfasilitasi secara langsung agenda tahunan kepolisian tersebut. Warga setempat menyambut baik adanya bakti sosial itu.
“Kami berterima kasih dan merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh PT PKN ini. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini selalu dilakukan, sehingga bisa meringankan beban warga,” ujar Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sekatak Bengara, Mustofa.
Selain itu, di hari yang sama PT PKN juga meluncurkan kegiatan pembangunan jamban, atau launching program Open Defecation Free (ODF) di desa tersebut. Setidaknya ada 36 warga sebagai penerima manfaat dalam program itu.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya PKN ini. Apalagi jamban di desa kami, kebanyakan masih memanfaatkan sungai. Dengan adanya ODF ini, sangat membantu dan bermanfaat,” terang warga penerima manfaat, Sofyan.
External Relation Manager PT PKN, Iwan Suryatno mengatakan pihaknya lewat program Communication Development (Comdev) memiliki empat pilar. Yakni kesehatan dan nutrisi, pendidikan dan pengetahuan, kontribusi sosial dan ekonomi serta lingkungan dan budaya.
“Lewat empat pilar tersebut, kami hadir untuk pengembangan desa dengan pola pemberdayaan. Misalnya sektor pendidikan, maka harus maka anak-anak kita harus sehat. Termasuk dengan progres ODF ini, bagian dari indikator program sehat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan daerah perlu melibatkan banyak unsur. Adapun PT PKN, turut berkontribusi melalui program pemberdayaan, agar masyarakat tak sekedar disuguhkan kegiatan yang bersifat praktis, namun lebih berkelanjutan. (adv/zz)
Berita Terkait

KORMI Kaltara Beri Bonus Pegiat Peraih Medali FORNAS VIII

Gasing Mulai Ditinggalkan, Kormi Kaltara Dorong Regenerasi Pelestari

KORMI Kaltara Hidupkan Hadang, Halaman Kantor Gubernur Jadi Arena Pelestarian

KORMI Kaltara Hidupkan Enggrang, Ajak Anak Kurangi Ketergantungan pada Gawai

KORMI Kaltara Buka Ruang Partisipasi Masyarakat Lewat Sport Festival

Jambore Ceria KTT Berakhir, Semangat PAUD Diminta Tak Ikut Padam

292 Fasilitator Dilibatkan, Disdik Bulungan Perkuat Pendampingan Guru
JPU Dinilai Keliru Tafsirkan Aturan Pendidikan Kesetaraan dalam Perkara Dugaan Ijazah Palsu

Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Tiga Anggota Polresta Bulungan Dipecat Tidak Hormat

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

