logo
Wilayah

KORMI Kaltara Hidupkan Enggrang, Ajak Anak Kurangi Ketergantungan pada Gawai

Rabu, 21 Oktober 2026

KORMI Kaltara Hidupkan Enggrang, Ajak Anak Kurangi Ketergantungan pada Gawai

Perlombaan olahraga tradisional enggrang di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara. (Red)

Ukuran Teks
Normal

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Di tengah pesatnya perkembangan era digital, olahraga tradisional mulai kembali diperkenalkan kepada generasi muda. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Kalimantan Utara (Kaltara), Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kaltara menggelar perlombaan enggrang untuk membangkitkan minat anak-anak terhadap permainan tradisional.

Halaman Kantor Gubernur Kaltara dipadati pelajar dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu menjadi salah satu upaya mengenalkan kembali olahraga tradisional yang mulai jarang dimainkan.

Ketua panitia pelaksana, Muhammad Al Bahasyin, mengatakan enggrang menjadi salah satu cabang yang diperlombakan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, permainan ini perlu kembali dikenalkan agar tidak hilang di tengah perkembangan teknologi.

“Enggrang ini salah satu olahraga tradisional yang sudah mulai dilupakan, apalagi anak-anak sekarang sering bermain handphone. Kami mencoba kembali membudayakan olahraga tradisional ini,” ujar Muhammad, Rabu (21/10/2026).

Ia menilai, perkembangan era digital membuat anak-anak semakin jarang berinteraksi dengan permainan tradisional secara langsung. Padahal, permainan seperti enggrang tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya, tetapi juga dapat melatih keseimbangan, konsentrasi, dan ketangkasan.

Karena itu, Muhammad berharap anak-anak tidak hanya mengenal permainan tradisional melalui media sosial, tetapi juga berkesempatan mencoba dan mempraktikkannya secara langsung.

“Bukan hanya melihat di handphone, tetapi anak-anak bisa mempraktikkan langsung bagaimana cara memainkan olahraga tradisional ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan KORMI Kaltara berupaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mengembangkan olahraga tradisional. Melalui perlombaan tersebut, diharapkan minat terhadap enggrang kembali tumbuh dan semakin banyak anak yang tertarik menekuninya.

Muhammad juga berharap olahraga tradisional dari Kaltara dapat berkembang lebih luas hingga dikenal di tingkat internasional.

“Kami berharap olahraga tradisional enggrang ini dapat dikenal mendunia, dan itu kita mulai dari Kalimantan Utara,” ungkapnya.

Ia berharap, Kaltara dapat berkontribusi dalam memperkenalkan olahraga tradisional kepada masyarakat dunia sekaligus melahirkan atlet-atlet yang mampu membawa permainan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi. (ADV)

Reporter: Redaksi/Koran Kaltara

Redaktur: Fathu Rizqil Mufid

logo

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2026 Korankaltara.com