TET Sudah Menjangkau 26 Gugus, Disdik Bulungan Dorong Guru Terus Belajar
Selasa, 29 September 2026

Disdikbud Bulungan menerima Kunjungan BKPDM dengan membahas TET. (IST)
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulungan terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui program Teacher Experimental Training (TET). Program tersebut kini telah menjangkau seluruh gugus sekolah di Kabupaten Bulungan.
Kepala Disdikbud Bulungan, Suparmin, mengatakan TET yang awalnya diuji coba pada dua gugus sekolah sejak 2017, kini telah diterapkan di 26 gugus yang tersebar di wilayah Kabupaten Bulungan.
“Awalnya TET ini kita uji coba di dua gugus. Dari proses tersebut kemudian terus dikembangkan hingga sekarang sudah menjangkau 26 gugus,” ujar Suparmin.
Menurutnya, penerapan TET menjadi salah satu upaya untuk mengubah pola pengembangan profesional guru. Peningkatan kompetensi tidak hanya dilakukan melalui pelatihan formal, tetapi juga dengan mendorong guru belajar dari praktik pembelajaran yang dilakukan sehari-hari.
“Pengembangan profesional guru tidak hanya melalui pelatihan, tetapi bagaimana guru bisa belajar dari praktik pembelajaran yang dilakukan setiap hari,” katanya.
Suparmin menjelaskan, dalam pelaksanaan TET, guru didorong untuk melihat kembali proses pembelajaran yang dilakukan di kelas. Guru dapat melakukan observasi, kemudian melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran tersebut.
“Guru tidak hanya datang mengikuti pelatihan, kemudian selesai. Tetapi guru harus melihat kembali bagaimana pembelajaran yang dilakukan di kelas,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses belajar juga dapat dilakukan melalui diskusi bersama rekan sejawat. Dengan berdiskusi, guru dapat saling bertukar pengalaman dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang ditemui dalam pembelajaran.
Dengan telah diterapkannya TET di 26 gugus, Disdikbud Bulungan mendorong agar program tersebut terus diperkuat. Guru diharapkan tidak berhenti belajar setelah mengikuti pelatihan, melainkan menjadikan pengalaman mengajar sebagai bagian dari proses pengembangan profesional.
“Harapan kita, guru tidak berhenti belajar. Karena ruang belajar guru sebenarnya ada di dalam kelas, melalui apa yang mereka lakukan setiap hari,” pungkas Suparmin. (ADV)
Reporter: Redaksi/Koran Kaltara
Berita Terkait

KORMI Kaltara Hidupkan Hadang, Halaman Kantor Gubernur Jadi Arena Pelestarian

KORMI Kaltara Hidupkan Enggrang, Ajak Anak Kurangi Ketergantungan pada Gawai

KORMI Kaltara Buka Ruang Partisipasi Masyarakat Lewat Sport Festival

Jambore Ceria KTT Berakhir, Semangat PAUD Diminta Tak Ikut Padam

292 Fasilitator Dilibatkan, Disdik Bulungan Perkuat Pendampingan Guru

BKPDM Dorong TET Jadi Model Pengembangan Guru Berkelanjutan di Bulungan

Disdikbud Bulungan Dorong Sekolah Paket untuk Cegah Anak Tidak Sekolah
Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

TKD Anjlok, Program Pembangunan Tarakan Terpangkas

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Kasus Tambang PT CCM, Kejagung Geledah Empat Lokasi di Kaltara

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

