Beasiswa Pendidikan Pemprov Sudah Ditunggu Masyarakat
Kamis, 17 April 2025

H. Hamka
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara dari Partai PDI Perjuangan, H. Hamka, menyampaikan bahwa masyarakat mulai ramai mempertanyakan pembukaan pendaftaran beasiswa pendidikan tahun 2025 dari Pemprov Kaltara.
“Dalam beberapa kesempatan, banyak masyarakat, terutama orang tua dan mahasiswa yang bertanya kapan pendaftaran beasiswa dibuka. Jadi program beasiswa ini sudah ditunggu – tunggu,” ujar Hamka, Kamis (17/4).
Menanggapi hal itu, ia mendorong Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan OPD teknis terkait agar segera mempercepat persiapan teknis pelaksanaan beasiswa tersebut.
“Beasiswa pendidikan ini menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah harus bisa merespons cepat agar manfaatnya segera dirasakan,” lanjutnya.
Hamka juga mengingatkan pentingnya transparansi dan informasi yang jelas dalam proses pendaftaran nanti. Menurutnya, ketepatan waktu dan kemudahan akses menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Kalau memang belum bisa dibuka sekarang, setidaknya ada informasi resmi yang disampaikan ke publik. Jangan sampai masyarakat menunggu tanpa kepastian,” tutupnya. (adv/red)
Berita Terkait

KORMI Kaltara Beri Bonus Pegiat Peraih Medali FORNAS VIII

Gasing Mulai Ditinggalkan, Kormi Kaltara Dorong Regenerasi Pelestari

KORMI Kaltara Hidupkan Hadang, Halaman Kantor Gubernur Jadi Arena Pelestarian

KORMI Kaltara Hidupkan Enggrang, Ajak Anak Kurangi Ketergantungan pada Gawai

KORMI Kaltara Buka Ruang Partisipasi Masyarakat Lewat Sport Festival

Jambore Ceria KTT Berakhir, Semangat PAUD Diminta Tak Ikut Padam

292 Fasilitator Dilibatkan, Disdik Bulungan Perkuat Pendampingan Guru
JPU Dinilai Keliru Tafsirkan Aturan Pendidikan Kesetaraan dalam Perkara Dugaan Ijazah Palsu

Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

TKD Anjlok, Program Pembangunan Tarakan Terpangkas

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Tiga Anggota Polresta Bulungan Dipecat Tidak Hormat

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

