logo
Wilayah

Taufik Kembali Pimpin BPC Gapensi Malinau Periode 2026–2031

Selasa, 30 Juni 2026

Taufik Kembali Pimpin BPC Gapensi Malinau Periode 2026–2031

Momen foto bersama usai Musyawarah dan Pelantikan Ketua & Pengurus BPC Gapensi Malinau periode 2026 - 2031. (Istimewa)

Ukuran Teks
Normal

MALINAU, Koran Kaltara – Badan Pengurus Cabang (BPC) Gapensi Malinau sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI, Selasa (30/6). Dalam forum tersebut, Akhmad Taufik kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin organisasi pada periode 2026–2031.

Terpilihnya Taufik untuk periode kedua disebut sebagai bentuk dukungan anggota agar kepengurusan yang telah berjalan dapat dilanjutkan.

“Terpilihnya saya menjadi Ketua BPC Gapensi Malinau untuk periode kedua ini tidak terlepas dari dukungan teman-teman. Mereka masih menginginkan saya melanjutkan kepengurusan untuk periode 2026–2031,” kata Taufik usai Muscab.

Ia menuturkan, program kerja yang dijalankan tetap mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Salah satu fokus utama kepengurusan mendatang adalah peningkatan kapasitas pengusaha konstruksi lokal melalui berbagai kegiatan pelatihan.

Menurutnya, saat ini pelaku usaha jasa konstruksi tengah menghadapi penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) pada katalog versi 6. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena masih banyak pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan.

“Program yang paling penting adalah pelatihan bagi pengusaha lokal di Malinau agar dapat bersaing. Sekarang sudah ada penyesuaian KBLI untuk katalog versi 6, namun di daerah masih dalam tahap penyesuaian sehingga perlu bimbingan,” ujarnya.

Taufik mengatakan, pihaknya akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan pelatihan kepada kontraktor lokal, agar memahami perubahan kode KBLI dan dapat menyesuaikan usahanya dengan regulasi terbaru.

“Kami akan berkolaborasi untuk pelatihan agar kontraktor lokal memahami perubahan kode KBLI dalam penyesuaian versi tersebut. Ini yang menjadi perhatian utama kami,” tambahnya.

Selain penguatan kapasitas anggota, Taufik juga berupaya memperluas basis keanggotaan BPC Gapensi Malinau dengan mengajak pelaku usaha konstruksi yang saat ini berada di asosiasi lain untuk kembali bergabung ke Gapensi.

“Kami ingin Gapensi Malinau menjadi wadah yang semakin kuat dan solid bagi pengusaha konstruksi lokal. Harapannya, semakin banyak pelaku usaha yang kembali bergabung sehingga bersama-sama kita dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing kontraktor daerah,” tutup Taufik. (*)

logo

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2026 Korankaltara.com