Mahasiswa Malinau di Makassar Tagih Asrama Daerah
Kamis, 24 September 2026

MAKASSAR – Menempuh pendidikan jauh dari kampung halaman membuat mahasiswa asal Kabupaten Malinau harus mandiri memenuhi kebutuhan selama berada di Kota Makassar. Di tengah meningkatnya jumlah mahasiswa yang menempuh pendidikan di kota tersebut, fasilitas penunjang dari pemerintah daerah hingga kini masih dinantikan.
Keluarga Pelajar Mahasiswa Malinau (KPMM) Kota Makassar menyampaikan keprihatinan atas belum terealisasinya fasilitas sekretariat sekaligus asrama mahasiswa Malinau di Makassar. Fasilitas tersebut dinilai penting sebagai pusat koordinasi mahasiswa sekaligus tempat tinggal bagi mahasiswa asal Malinau yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Makassar merupakan salah satu kota tujuan pendidikan utama di kawasan Indonesia Timur. Jumlah pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Malinau yang melanjutkan pendidikan di kota tersebut juga disebut terus meningkat setiap tahun.
KPMM Kota Makassar menyebut kebutuhan terhadap sekretariat dan asrama mahasiswa sebenarnya bukan aspirasi baru. Usulan tersebut telah beberapa kali disuarakan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau, tetapi hingga kini belum menunjukkan realisasi.
Kondisi tersebut membuat mahasiswa asal Bumi Intimung yang merantau ke Makassar masih harus memenuhi kebutuhan tempat tinggal dan aktivitas organisasi secara mandiri.
KPMM berharap pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kebutuhan tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
Keberadaan sekretariat diharapkan dapat menjadi ruang berkumpul dan berkoordinasi bagi mahasiswa Malinau di Makassar. Sementara asrama dapat menjadi salah satu fasilitas penunjang bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan tempat tinggal selama menyelesaikan pendidikan.
Bagi mahasiswa, dukungan fasilitas pendidikan bukan hanya berkaitan dengan tempat tinggal, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar, berorganisasi dan membangun jejaring.
KPMM Kota Makassar pun mendesak Pemerintah Kabupaten Malinau memberikan kejelasan terkait rencana dan realisasi fasilitas tersebut. (*)
Berita Terkait

Taufik Kembali Pimpin BPC Gapensi Malinau Periode 2026–2031

Agus Salim Apresiasi MTQ X Kaltara di Malinau, Dukung Pembinaan Al-Qur'an Berkelanjutan

Lembaga Adat Dayak Lundayeh Malinau Tegaskan Polri Harus Tetap di Bawah Presiden

Cabai Kembali Mengalami Penurunan

Pekerjaan Rumah Pendidikan di Malinau

Peringati HUT ke-80 Intelkam Polri, Polres Malinau Gelar Syukuran dan Salurkan Bansos

Polres Malinau dan Banser Bersinergi Amankan Ibadah Natal
JPU Dinilai Keliru Tafsirkan Aturan Pendidikan Kesetaraan dalam Perkara Dugaan Ijazah Palsu

Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Tiga Anggota Polresta Bulungan Dipecat Tidak Hormat

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

Uji Kompetensi Lima Calon Sekda Nunukan di LAN Makassar

