Pemberdayaan Masyarakat Kekuatan Membangun Daerah

  • Wagub Sebut Pemanfaatan Produk Lokal untuk Kepentingan Kaltara
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Sejak dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang – Yansen Tipa Padan gencar menyuarakan terkait pemanfaatan produk lokal. Bahkan, pemerintah menyiapkan produk hukum sebagai dasar untuk menjalankan kebijakan tersebut. Hal itu sebagai upaya pelibatan masyarakat sebagai simpul kekuatan daerah. Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP menyatakan, bersama gubernur, ia berkomitmen untuk terus berupaya melibatkan masyarakat membangun Kaltara. Yakni dengan mempertegas setiap keputusan yang bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat daerah. Dimana, rakyat Kaltara sebagai produsen, kembali akan menjadi penikmat dari apa yang diproduksi. “Yang jelas, kita harus tegas pada upaya pemberdayaan masyarakat. Kalau bicara membangun, yang bangun adalah rakyat. Membangun rakyat apa bidangnya? Ada banyak sektor. Salah satunya sektor pertanian. Sektor pertanian melekat erat dengan kebutuhan rakyat. Siapapun makan dari hasil rakyat. Oleh sebab itu yang pasti mendatangkan kemanfaatan besar bagi rakyat itu, adalah sektor pangan, salah satunya,” kata Yansen, Senin (1/3/2021). Pemanfaatan produk lokal seperti pangan, lanjut Wagub, harus diterapkan sejak saat ini. Bahkan, ia menegaskan, mulai dari pegawai di Pemprov diminta untuk mengonsumsi pangan lokal. “Contohnya, pegawai makan. Kita wajibkan pegawai makan besar (dari) hasil (produksi) rakyat. Oleh sebab itu tadi dipertegas, sesuai arahan Pak Gubernur, kita harus menggunakan produk lokal, salah satunya pangan juga. Di samping pakaian dan yang lainnya,” ujar Yansen TP. Lebih jauh, mantan Bupati Malinau dua periode itu mengemukakan, dengan kebijakan itu, masyarakat juga makin berkembang. Sektor-sektor yang ada, dimanfaatkan warga untuk bisa berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah. Tentu dengan output, kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri. “Harapan kita masyarakat mulai berbenah. Sektor pertanian berbenah, sektor ekonomi berbenah, semua sektor berkaitan dengan kepentingan rakyat,” sebutnya mengingatkan. Kesempatan kali ini adalah momentum yang baik untuk saling mendukung. Semua elemen masyarakat dapat bersama-sama membangun Kaltara. Khususnya terkait kebutuhan pangan. Secara bertahap ia berharap semua bisa disediakan oleh para petani di Kaltara. Meski dia mengakui, saat ini belum bisa membatasi beras dari luar daerah. “Kita tidak bisa melakukan pembatasan masuknya beras, sebelum kita yakini rakyat bisa menyediakan stok pangan untuk rakyat. Yang pasti, Pak Gubernur mengambil kebijakan untuk melindungi produk lokal. Kalau sudah begitu, kalau petani didorong untuk mengelola pertanian, maka akan ada hasilnya. Oleh sebab itu, jangan remehkan kebijakan ini. Termasuk kuliner-kuliner harus gunakan produk lokal, misalnya. Berarti nasi goreng, sayur-sayur, lokal semua. Pasti masyarakat hidup, itu harus diatur nanti,” urainya. Kebijakan soal penggunaan produk lokal, akan segera disusun. Langkah awal yang mulai dilakukan, adalah bertemu dengan pihak terkait. Mulai dari instansi yang membidangi sektor-sektor itu, hingga masyarakat yang bergerak di bidang usaha yang dimaksud. “Sebelum para kuliner dan pengrajin, saya ketemu dinas terkait dulu. Mengarahkan mereka: apa arah dari kebijakan Pak Gubernur ini. harus diformulasikan dalam kebijakan. Pertama nanti, misalnya mau buat perda pakaian, harus betul-betul mencirikhaskan daerah. Siapa punya produk harus punya identitas yang jelas, sehingga jelas perlindungannya. Kemudian makanan kuliner, lalu berkaitan dengan wisata,” pungkasnya. (*) Reporter: Fathu Rizqil Mufid Editor: Nurul Lamunsari   Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:
  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah

BERITA TERKAIT

Berita terkait tidak ditemukan!

TERPOPULER

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2026 Korankaltara.com