Pelayanan Domestik di PLBN Sebatik Tunggu Putusan BNPP
Senin, 19 Oktober 2026

Aktivitas di dermaga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik. (IST)
NUNUKAN – Pelayanan pelayaran domestik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik belum juga beroperasi meski uji coba pelayanan telah berjalan baik. Kepastian pengoperasian masih menunggu instruksi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI.
Kepala PLBN Sebatik, Hariman Latuconsina, mengatakan simulasi pelayanan domestik telah dilakukan, termasuk pengecapan dokumen keimigrasian bagi awak kapal asing yang bersandar di dermaga PLBN Sebatik.
Hasil simulasi tersebut dinilai berjalan baik. Namun, kesiapan teknis belum cukup untuk membuka layanan secara resmi tanpa keputusan dari pemerintah pusat.
“Kita sudah melakukan uji coba pelayanan domestik dan pengecapan terhadap dokumen keimigrasian para awak kapal asing yang bersandar di dermaga PLBN Sebatik, dan simulasinya berjalan baik. Saat ini, kita tinggal menunggu instruksi pimpinan dari BNPP RI terkait pengoperasian layanan bagi pelayaran domestik di PLBN Sebatik,” ujar Hariman.
Kepastian pengoperasian menjadi tahapan penting agar fasilitas yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Terlebih, keberadaan PLBN di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan lintas batas.
Selain layanan domestik, pelayanan internasional di PLBN Sebatik juga belum dapat direalisasikan. Pembahasannya masih berlangsung antara pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk mencapai kesepakatan.
Hariman berharap kedua negara segera menemukan titik temu agar pelayanan internasional dapat diwujudkan.
“Kita berharap ini segera menemui titik temu dan kesepakatan sehingga layanan internasional sudah bisa kita layani,” katanya.
Untuk sementara, pelayanan di dermaga PLBN Sebatik masih terbatas pada pengecapan dokumen keimigrasian bagi awak kapal asing yang bersandar.
“Untuk sementara ke depan, kita hanya akan sebatas melakukan layanan pengecapan dokumen keimigrasian para awak kapal asing yang bersandar di Sebatik,” pungkasnya.
Hingga kini, jadwal pengoperasian pelayanan domestik belum ditetapkan. PLBN Sebatik masih menunggu keputusan BNPP RI, sedangkan realisasi pelayanan internasional bergantung pada kesepakatan antara Indonesia dan Malaysia. (*)
Reporter: Asrin
Redaktur: Fathu Rizqil Mufid
Berita Terkait

Kapolres Nunukan Ingatkan Warga Waspadai Bujuk Rayu Calo PMI

Legislator Kaltara Soroti Potensi Galeri LANUKA

Sengketa 1.000 Hektare Lahan Adat di Sebuku Berakhir Damai

Eks Sekwan Nunukan Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan, Kerugian Negara Rp3,48 Miliar

238 ASN Nunukan Terima Satyalancana

Diduga Korsleting Listrik, Gedung Veteran di Depan AspolTerbakar

Karhutla di Lumbis Hanguskan Tiga Hektare Lahan Persawahan
Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

TKD Anjlok, Program Pembangunan Tarakan Terpangkas

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Kasus Tambang PT CCM, Kejagung Geledah Empat Lokasi di Kaltara

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

