logo
Wilayah

Rupiah dalam Kreasi Inspirasi untuk Negeri

Kamis, 19 Juni 2025

Rupiah dalam Kreasi Inspirasi untuk Negeri

Sheilla Agista

Oleh: Rizky Japung Pratama (Finalis Duta Muda Bank Indonesia 2025)

Ukuran Teks
Normal

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara - Sebagai generasi muda kita merupakan langkah awal generasi yang bisa untuk menjadi agen perubahan di Era mendatang. Mewujudkan Indonesia Emas 2045 tentunya harapan terbesar bangsa kita, akan hal itu kita sebagai generasi muda sudah seharusnya mengenal lebih dalam akan negri kita.

Mengenal Rupiah sama hal nya dengan kita mencintai, membanggakan, dan Rupiah lebih dari sekedar alat tukar, ia adalah cerminan siapa kita dan apa yang kita perjuangkan. Rupiah merupakan jendela Indonesia untuk melihat perjalanan sejarah bangsa, serta mengenal keragaman budaya dan kekayaan bangsa.

Rupiah juga sebagai simbol identitas dan kedaulatan negara yang harus dijaga dan dibanggakan. Bank Indonesia senantiasa menjaga kualitas dan keamanan dengan unsur pengaman dan teknologi terkini agar Rupiah semakin dikenali oleh masyarakat, menyulitkan pemalsuan, dan memiliki usia edar yang lebih lama, untuk rupiah yang semakin berdaulat, Bank Indonesia mengajak masyarakat senantiasa Cinta, Bangga, Paham Rupiah.

Disini, saya sebagai Finalis Duta Muda Bank Indonesia 2025 akan mengajak untuk lebih dekat dengan cinta, bangga, paham rupiah atau yang biasa disingkat dengan CBP Rupiah.

Dalam rangka pengembangan edukasi rupiah terkait fisik uang rupiah, Bank Indonesia melakukan rebranding edukasi rupiah yang berfokus cinta, bangga, paham rupiah guna menghadirkan edukasi rupiah yang lebih komprehensif, memperkuat identitas rupiah, dan diharapkan masyarakat memahami fungsi uang dalam perekonomian yang dapat mempengaruhi indikator kesejahteraan.

Cinta Rupiah, dimana kita bisa mengenali karakteristik dan desain rupiah dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang. Rupiah didesain menggambarkan perjalanan perjuangan bangsa dan kekayaan alam, budaya, flora dan fauna Indonesia.

Hal ini penting bagi kita karena dengan ini kita bisa belajar dan mengenal security feature, atau unsur pengaman pada Rupiah guna menghindari dari kejahatan uang palsu.

Cinta Rupiah juga ditandai dengan merawat rupiah, yaitu dengan singkatan 5J, jangan dilipat, jangan dicoret, jangan dibasahi, jangan diremas, dan jangan distaples.

Bagian dari cinta rupiah selanjutnya adalah dengan menjaga rupiah, yaitu dengan cara di simpan di tempat yang aman, contohnya adalah di masukan ke dalam dompet.

Bangga Rupiah, merupakan pemahaman terhadap filosofi, makna, dan kebudayaan. bangga rupiah dapat diartikan bahwa, kita dapat memahami rupiah sebagai simbol kedaulatan, alat pemersatu bangsa, dan alat bukti pembayaran yang sah.

Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah, maka seluruh transaksi di Indonesia harus menggunakan rupiah sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang.

Paham rupah, dapat di artikan bahwa rupiah digunakan untuk bertransaksi, berbelanja, dan berhemat. Berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan dan mencintai produk dalam negri diharapkan menjadi kebiasaan masyarakat untuk menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.

Ragam instrumen pembayaran seperti, uang kertas, uang logam, kartu kredit, dan Qris wajib menggunakan uang rupiah. Sejumlah uang yang berhasil disisihkan dari perilaku belanja dengan bijak tadi sebaiknya ditabung, diinvestasikan, atau disedekahkan sehingga uang tersebut dapat berputar dan memberikan manfaat untuk masyarakat luas.

Rupiah bukan sekedar uang,  tapi adalah simbol perjuangan, lambang kedaulatan dan cerminan masa depan Indonesia. Mari jaga, banggakan, dan pahami bersama dengan semangat perubahan yang berakar dari cinta pada negri ini. (*)

Reporter: Redaksi/Koran Kaltara

Redaktur: Norjannah

logo

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2026 Korankaltara.com