Rayakan HUT ke-37, Bank Raya Perkuat Inovasi Digital Lewat Fitur Sehat dan Ramah Lingkungan
Senin, 28 September 2026

Jalan sehat dalam rangka HUT ke-37 Bank Raya yang mengusung gaya hidup sehat melalui fitur Raya Active. (Ist)
JAKARTA, Koran Kaltara – Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-37, Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, memperkuat inovasi layanan digital melalui fitur Raya Active dan Raya Jejak Hijau. Kedua fitur tersebut mengintegrasikan aktivitas finansial dengan gaya hidup sehat serta kepedulian terhadap lingkungan.
Mengusung tema “Terus Berinovasi, Tumbuh Tangguh Berkelanjutan”, Bank Raya menghadirkan layanan yang mendorong nasabah membangun kebiasaan menabung sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan.
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan layanan perbankan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui Raya Active, kami ingin menghadirkan pengalaman perbankan digital yang tidak hanya berfokus pada aktivitas finansial, tetapi juga dapat terintegrasi dengan keseharian nasabah, khususnya dalam membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat dan disiplin dalam mencapai tujuan finansial,” ujarnya.
Raya Active telah diperkenalkan pada semester I 2026. Fiturdalam Aplikasi Raya ini menghubungkan aktivitas fisik, seperti jumlah langkah, jarak tempuh, dan kalori yang terbakar, dengan target finansial nasabah.
Melalui fitur tersebut, nasabah dapat menentukan target aktivitas fisik dan nominal tabungan yang ingin dicapai. Data aktivitas kesehatan juga dapat diintegrasikan melalui HealthConnect pada perangkat Android dan Apple Health pada perangkat iOS.
Bank Raya berharap fitur ini dapat mendorong kebiasaan hidup sehat sekaligus membantu nasabah lebih disiplin dalam mengelola keuangan dan mencapai tujuan finansial.
Selain Raya Active, Bank Raya meluncurkan fitur Raya Jejak Hijau untuk meningkatkan kepedulian nasabah terhadap lingkungan melalui aktivitas transaksi digital.
Fitur ini menyajikan informasi estimasi emisi karbon (CO2e) yang dihemat dari setiap transaksi digital nasabah. Pengembangannya dilakukan melalui kolaborasi dengan Jejakin dengan memanfaatkan solusi CarbonIQ untuk menghitung estimasi emisi yang dapat dihindari (avoidedemissions).
Kehadiran Raya Jejak Hijau menjadi bagian dari komitmen Bank Raya dalam memperkuat pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), sekaligus mendorong kesadaran terhadap dampak lingkungan dari aktivitas transaksi sehari-hari.
Bagus mengatakan, perjalanan 37 tahun menjadi momentum bagi Bank Raya untuk terus beradaptasi dengan perubahan kebutuhan masyarakat melalui inovasi yang memberikan nilai tambah bagi nasabah dan lingkungan.
Melalui kedua fitur tersebut, Bank Raya berupaya mengembangkan layanan digital yang tidak hanya memberikan kemudahan transaksi, tetapi juga mendukung kebiasaan hidup sehat, pengelolaan keuangan, dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. (adv)
Berita Terkait

KORMI Kaltara Hidupkan Hadang, Halaman Kantor Gubernur Jadi Arena Pelestarian

KORMI Kaltara Hidupkan Enggrang, Ajak Anak Kurangi Ketergantungan pada Gawai

KORMI Kaltara Buka Ruang Partisipasi Masyarakat Lewat Sport Festival

Jambore Ceria KTT Berakhir, Semangat PAUD Diminta Tak Ikut Padam

292 Fasilitator Dilibatkan, Disdik Bulungan Perkuat Pendampingan Guru

TET Sudah Menjangkau 26 Gugus, Disdik Bulungan Dorong Guru Terus Belajar

BKPDM Dorong TET Jadi Model Pengembangan Guru Berkelanjutan di Bulungan
Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

TKD Anjlok, Program Pembangunan Tarakan Terpangkas

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Kasus Tambang PT CCM, Kejagung Geledah Empat Lokasi di Kaltara

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

