Patung Soekarno di RTH Sangasanga Diresmikan, Jadi Ikon Sejarah dan Budaya Kukar
Rabu, 28 Januari 2026

Patung Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang berdiri di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Sangasanga (Foto: Aswin)
TENGGARONG, Koran Kaltara - Patung Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang berdiri di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Sangasanga, resmi diresmikan oleh Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, Selasa (27/1/2026). Patung tersebut diklaim sebagai salah satu patung Soekarno tertinggi di Indonesia.
Peresmian patung ini turut disaksikan jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Bung Karno. Hadir mewakili keluarga, Djarot Saiful Hidayat, yang juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Kukar dalam membangun monumen tersebut.
Djarot menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemkab Kukar, atas upaya mendirikan Patung Soekarno yang terintegrasi dengan ruang terbuka hijau.
“Mewakili keluarga besar Soekarno, juga mewakili Ibu Megawati Soekarnoputri, kami menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Pemerintah Kabupaten Kukar yang telah berinisiatif membangun dan meresmikan Patung Soekarno ini,” ujarnya.
Ia menilai patung tersebut sebagai salah satu karya terbaik Bung Karno yang pernah ia lihat di berbagai daerah. Patung itu dikerjakan oleh seniman ternama asal Bandung, Sunaria, yang juga dikenal sebagai pembuat patung Proklamator di Cengkareng serta sejumlah karya monumental lainnya, termasuk diorama perjalanan Bung Karno di Museum dan Perpustakaan Bung Karno di Blitar.
Lebih lanjut, Djarot berharap keberadaan patung ini dapat menjadi media edukasi sejarah, khususnya bagi generasi muda, agar tidak melupakan perjuangan bangsa.
“Bung Karno memiliki banyak predikat, Proklamator, Presiden pertama Republik Indonesia, penggali Pancasila, hingga tokoh pembebas bangsa-bangsa Asia dan Afrika. Patung ini bisa menjadi ruang belajar sejarah, ruang diskusi, pentas seni, dan kebudayaan, sehingga anak-anak muda memiliki kepribadian dalam kebudayaan seperti yang dicita-citakan Bung Karno,” katanya
Sementara itu, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin menegaskan bahwa peresmian patung tersebut bukan akhir dari pembangunan kawasan RTH Sangasanga. Menurutnya, masih akan dilakukan penambahan sejumlah fasilitas penunjang.
“Alhamdulillah patung ini sudah berdiri tegap di Sangasanga, tetapi ini belum selesai. RTH ini masih membutuhkan fasilitas umum lain seperti musala dan penataan UMKM agar lebih rapi,” jelas Rendi.
Ia juga mengungkapkan rencana menghadirkan agenda rutin bertajuk Soekarno Night, yang akan diisi dengan pertunjukan seni dan budaya lokal. Kegiatan ini direncanakan digelar setiap malam Minggu atau dua minggu sekali, dengan dukungan anggaran yang telah disiapkan pada tahun ini.
Rendi menambahkan, pemilihan Soekarno sebagai ikon di Kecamatan Sangasanga telah melalui proses panjang sejak 2022, mulai dari peninjauan lokasi hingga perencanaan teknis. Pembangunan dilakukan secara bertahap hingga akhirnya terealisasi pada 2024.
“Total anggaran yang digelontorkan di kawasan ini hampir Rp30 miliar, dengan porsi terbesar untuk pengembangan ruang terbuka hijau dan pematangan lahan, karena wilayahnya cukup luas,” ungkapnya.
Selain pembangunan ikon, Pemkab Kukar juga memastikan peningkatan infrastruktur di sekitar kawasan, termasuk perbaikan jalan hingga ke wilayah permukiman dalam Kecamatan Sangasanga.
“Kami tidak ingin ada ketimpangan sosial. Ketika kita bangun ikon besar, infrastruktur di sekitarnya juga harus layak. Jangan sampai tempatnya bagus, tapi akses jalannya rusak,” tegas Rendi.
Dengan berdirinya Patung Soekarno di RTH Sangasanga, Pemerintah Kabupaten Kukar berharap kawasan tersebut dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat, ruang edukasi sejarah, sekaligus kebanggaan baru bagi warga Sangasanga dan Kukar secara keseluruhan. (*)
Reporter: Aswin/Koran Kaltim
Berita Terkait

Jembatan Kayu Desa Sebuntal Rusak Parah

Sunyi yang Penuh Makna

Gejolak LPG 3 Kg di Tenggarong

Festival Kota Juang Sanga-Sanga Jadi Pengungkit Ekonomi dan Etalase UMKM Lokal

Polres Kukar Bongkar Jaringan Narkoba

Mahasiswa Unikarta Batal Terima Beasiswa Gratispol, Karena Aturan Kelas dan Usia

Buaya Terjang Warga Muara Jawa, Potongan Tubuh Korban Ditemukan
Jembatan SP 7–SP 2 Tanjung Buka Kian Rusak

TKD Anjlok, Program Pembangunan Tarakan Terpangkas

PKB Nunukan Bidik Tiga Kursi di Pemilu 2029

Kasus Tambang PT CCM, Kejagung Geledah Empat Lokasi di Kaltara

Ketemu Menhan, Bupati Nunukan Desak Pusat Bereskan Masalah Perbatasan

Tiga Warga Malaysia Diduga Masuk Ilegal, Dipindahkan ke Rudenim Balikpapan

