Ekonomi Bisnis

Jika Pusat Tidak Respons, Pembangunan Pusat Grosir Akan Diserahkan ke Investor

Untung Prayitno

TARAKAN, Koran Kaltara – Lahan seluas 2.500 meter persegi eks Pasar Batu atau Sebengkok akan dijadikan sebagai pasar modern dan pusat grosir di Tarakan.

Perkiraan anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp74 miliar sehingga Pemerintah Kota Tarakan mengajukan bantuan ke Kementerian Perdagangan. Jika usulan ini tidak ada respons, maka akan dialihkan ke investor.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Tarakan, Untung Prayitno mengatakan, Detail Engineering Design (DED), Analisa Dampak Lalu Lintas (Andalalin), dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPLH), sudah dilakukan tinggal menunggu proses pembangunan dari pusat.

“Kita sudah memohon ke pusat melalui Kementerian Perdagangan, tetapi yang membangun nanti dari Kementerian PUPR  karena anggaranya cukup besar di Kemendag tidak ada. Kemendag hanya mengakomodir pembangunan pasar yang sifatnya tradisional dengan anggaran kecil,” terangnya, Rabu (21/7/2021).

Diketahui, Pasar Batu telah didesain sebagai pasar modern, sehingga melalui rekomendasi Kemendag, PUPR yang akan melaksanakan pembangunan.

Diharapkan dengan lobi yang dilakukan oleh kepala daerah ke pusat, bisa segera dibangun sesuai dengan yang diinginkan.

“Proposal sudah kita ajukan, nilainya Rp74 miliar. Pasar ini nantinya memiliki empat lantai, dengan luas lahan 2.500 meter persegi,” jelasnya.

Jika nanti tidak dapat bantuan dengan alasan sedang pandemi Covid-19, maka pemkot menyerahkan ke investor, melalui kerja sama seperti di kompleks pertokoan THM dengan perjanjian hak guna bangunan.

“Tetapi desainya harus mengikuti yang sudah ada dari kita,” paparnya.

Dengan perkembangan Kota Tarakan yang semakin baik, maka diyakini investor akan tertarik menanamkan modalnya.

Namun, sebelum melakukan keputusan tersebut, biasanya calon investor akan melakukan koordinasi dengan konsultan dan melakukan survei apakah layak atau tidak.

“Mudah-mudahan ada investor yang mau. Inikan istilahnya Tarakan semakin hari semakin berkembang, maka investor akan melakukan penelitian. Kalau Tarakan semakin berkembang secara pesat pasti akan banyak yang mau,” ungkapnya.

Untung mengatakan, jika Pasar Batu yang baru nanti akan dijadikan sebagai pusat grosir di Tarakan, maka akan menjadi rujukan pelaku usaha yang ada di Tanjung Selor, Malinau, maupun Tana Tidung.

“Ngapain jauh-jauh ke Jakarta kalau Tarakan sudah ada. Apalagi dilengkapi dengan Supermarket dan pusat grosir maka akan menjadi daya tarik pengunjung pasar modern ini. Semoga saja bisa cepat teralisasi untuk mendukung pergerakan ekonomi Tarakan dan Kaltara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Rifat Munisa

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment