Ruang Publik

Work From Home, ASN Dituntut Berpikir Kreatif dalam Bekerja

Wahyu Eko
  • Oleh: Wahyu Eko Handayani, S.Pd., M.Pd

JIKA Anda termasuk ASN yang kerja dari rumah, Anda akan terhindar dari rutinitas pagi yang kadang membuat Anda harus melawan rasa kantuk, melawan hujan dan lelah karena jarak rumah dan kantor yang mungkin jauh.

Namun ada situasi yang membuat kita tidak bisa melakukan interaksi dikarenakan hal-hal tertentu seperti bencana alam, wabah, atau sesuatu hal yang diluar kendali manusia lainnya. Hal ini juga berlaku pada para pekerja dan profesional jika menghadapi situasi ini salah satunya adalah melakukan WFH atau Work From Home.

WFH adalah singkatan dari work from home yang berarti bekerja dari rumah. Secara umum biasanya work from home diartikan dengan cara kerja ASN yang berada di luar kantor. Entah dari rumah, dari cafe atau restoran sesuai dengan keinginan karyawan.

Sistem kerja wfh memang memiliki fleksibilitas yang tinggi. Hal ini guna mendukung keseimbangan karyawan antara pekerjaan dan kehidupan. Tapi nyatanya kini wfh sedang menjadi solusi karena adanya wabah virus corona. Hal ini agar mengurangi risiko penularan virus corona dan keselamatan para ASN.

Istilah ini sering digunakan jika perkerja melakukan pekerjaan jarak jauh dan komunikasi digital untuk memberi tahu kolega bahwa seseorang bekerja dari rumah pada hari tertentu atau untuk periode sementara guna meminimalisir risiko pada kesehatan dan keselamatan individu terkait.

Kemajuan teknologi juga telah membuat kemudahan bagi para ASN pada saat darurat dan tidak terkendali. Para ASN bisa dengan mudah melakukan telekomunikasi dan pengelolaan data pada skala yang sangat luas.

Mengapa Berpikir Kreatif?

Bagi banyak orang, berpikir kreatif atau creative thinking adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan bagi mereka yang bergerak di bidang kreativitas. Menurut anggapan umum, orang-orang yang perlu berpikir kreatif adalah orang-orang yang bekerja sebagai penulis, desainer, atau musisi. Sedangkan yang tidak menggeluti dunia seni seperti itu, tidak terlalu perlu untuk berpikir kreatif.

Padahal, berpikir kreatif dibutuhkan di semua bidang. Semua pekerjaan membutuhkan ASN yang mau dan mampu untuk berpikir kreatif. Orang-orang yang sekarang berada di level manajer ke atas, pada umumnya adalah orang-orang yang selalu berpikir kreatif.

Berpikir kreatif artinya berpikir untuk menemukan sesuatu yang baru, yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Jadi, berpikir kreatif bukan hanya untuk seniman, yang memang membutuhkan kreativitas untuk ketentraman dirinya. Berpikir kreatif adalah untuk semua orang, agar dirinya dan lingkungan sekitarnya semakin berkembang.

Bagaimana Berpikir Kreatif?

Dalam sebuah tim kerja, berpikir kreatif perlu dilakukan oleh semua anggota tim. Berpikir kreatif tidak hanya kewajiban manajer atau pemimpin. Lalu, bagaimana caranya agar sebuah tim kerja dapat menjadi sebuah tim yang berpikir kreatif?

Memang, tidak semua orang terbiasa untuk berpikir kreatif. Jadi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan membiasakan agar semua anggota tim memiliki kebiasaan untuk berpikir kreatif.

Yang terpenting untuk membiasakan diri berpikir kreatif adalah dengan sering melakukan brain storming. Dalam sebuah brain storming, biasanya akan terjadi hal-hal ini: 1). semua orang yang hadir dipersilakan untuk berbicara atau mengutarakan pendapatnya; 2). semua ide yang muncul akan dihargai; 3). tidak boleh ada yang mengritik ide yang muncul.

Ketiga hal itulah yang ternyata dapat merangsang seseorang untuk berpikir kreatif. Saat brain storming, semua orang akan diminta untuk memberikan ide. Ide tersebut boleh ide yang orisinil, maupun ide yang sebelumnya sudah pernah dilakukan.

Setiap kali ada yang menyampaikan sebuah ide, maka dia juga akan diminta untuk menyampaikan alasan-alasannya. Jadi, setiap orang yang hadir di sana akan mengerti, kenapa ide itu diungkapkan.

Selain itu, dengan menyampaikan ide dan alasan-alasannya, peserta brain storming yang lain juga dapat terpancing untuk memberikan ide-ide lainnya. Dari ide-ide yang muncul selama brain storming ini, biasanya akan muncul ide yang benar-benar baru. Ide baru itu diperoleh dari ide-ide yang sudah disampaikan sebelumnya. Jadi, ide baru inilah yang menjadi ide bersama.

Setelah ide bersama ini muncul, peserta brain storming juga masih boleh untuk menambahkannya, sampai akhirnya ide itu menjadi sebuah ide yang benar-benar dapat direalisasikan. Ide baru itulah ide yang dihasilkan dari proses berpikir kreatif.

Dalam berpikir kreatif, bisa jadi sebuah ide muncul dari hal-hal yang sebelumnya sudah pernah ada atau pernah dilakukan. Dengan brain storming, semua yang sudah pernah ada atau pernah dilakukan itu dimodifikasi oleh semua yang hadir, dengan pendapat dan alasannya masing-masing.

Dengan modifikasi itu, ide akan menjadi sesuatu yang baru. Dengan sering melakukan brain storming bersama seluruh anggota tim kerja, maka setiap anggota tim akan mendapat kesempatan untuk belajar berpikir kreatif.

Tidak bisa dipungkiri, setiap hari kita akan menghadapi masalah. Masalah itu bisa jadi masalah yang memang sudah sering terjadi, atau sebuah masalah baru. Untuk masalah yang sering terjadi, tentu menjadi sebuah pertanyaan, kenapa masalah itu bisa berulang.

Karena itulah, semua yang terlibat sebaiknya melakukan proses berpikir kreatif, agar bisa mencari cara untuk menyelesaikan masalah itu dengan lebih optimal, supaya masalah itu tidak terulang lagi.

Sedangkan untuk masalah baru, tentu saja perlu proses berpikir kreatif, agar masalah itu bisa segera diatasi. Dengan berpikir kreatif, semua anggota tim dapat mencari cara agar selain mengatasi masalah, juga mencegah agar masalah yang sama tidak terulang lagi di masa depan.

Selain mencari ide baru, berpikir kreatif juga dapat dilakukan untuk melakukan suatu evaluasi. Evaluasi ini bisa saja dilakukan untuk semua hal yang berhubungan dengan pekerjaan dan regulasi yang berlaku di perusahaan.

Prinsip dari berpikir kreatif sama dengan prinsip dalam brain storming. Dalam brain storming, semua ide tidak ada yang salah. Semua ide layak untuk ditindaklanjuti. Yang ada adalah ide yang akan digunakan dan ide yang akan disimpan dulu, untuk kemungkinan bisa digunakan di kemudian hari.

Saat bekerja di dalam tim, proses berpikir kreatif dapat dilakukan bersama-sama dengan melakukan brain storming. Lalu, bagaimana agar masing-masing dari kita dapat berlatih untuk dapat selalu berpikir kreatif?

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk bisa berpikir kreatif: 1) Fokus. Saat sedang bekerja, usahakan untuk selalu fokus. Mungkin ada beberapa yang terbiasa bekerja dengan disambi melihat-lihat akun media sosial. Walaupun mungkin alasannya adalah karena Anda dapat menemukan postingan yang menarik dan menggelitik untuk menjadi bahan berpikir kreatif.

Namun, otak ternyata dapat lebih berpikir dengan baik saat dia sedang fokus pada suatu masalah.

2) Mengganti rutinitas. Mungkin Anda terbiasa pergi dari rumah ke kantor melewati rute yang itu-itu saja setiap harinya. Cobalah sesekali mengubah rute perjalanan Anda. Tentu saja, hal itu harus diimbangi dengan menyesuaikan waktu keberangkatan Anda dari rumah, agar Anda tidak terlambat.

Dengan sesekali mengubah rutinitas, maka otak akan lebih terangsang untuk memikirkan sesuatu yang lebih kreatif.

3) Melakukan hal baru saat berhenti bekerja. Bisa jadi, saat sedang bekerja, Anda harus berhenti sementara karena sesuatu hal. Mungkin karena Anda lelah atau kehabisan ide.

Saat Anda berhenti bekerja sejenak itu, sebaiknya Anda tidak diam saja, tapi melakukan sesuatu. Misalnya sambil mewarnai buku gambar, bermain rubiks, atau menulis blog. Hal-hal ini tentu saja dapat merangsang otak untuk terus berpikir kreatif.

4) Tidur siang. Tidur siang sesaat ternyata dapat membuat otak menjadi lebih segar. Otak yang lebih segar, tentu saja akan mampu untuk berpikir kreatif.

5) Menggerakkan badan. Terlalu lama duduk diam ternyata dapat membuat otak juga menjadi malas untuk bekerja. Jadi, luangkan waktu untuk gerak badan sebentar ketika Anda sedang bekerja.

Anda bisa melakukan peregangan atau gerakan-gerakan ringan di kantor. Selain membuat tubuh menjadi sehat, hal itu juga dapat membuat otak untuk tetap bersemangat dalam bekerja. Dengan begitu, otak akan selalu siap untuk berpikir kreatif. (*)

*) Penulis adalah Widyaiswara Ahli Madya BPSDM Kalimantan Utara

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah