Bulungan

Waspadai Teroris di Tengah Pilkada, Polisi Libatkan Peran Tokoh Masyarakat

Dir Binmas, Kombes Eri Dwi Hariyanto.

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Ancaman serangan teroris hingga konflik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 menjadi salah satu atensi bagi jajaran kepolisian. Kewaspadaan ini dilakukan menyusul lantaran pernah terjadi di beberapa negara atas serangan teroris saat pesta demokrasi.

Kapolda Kaltara Irjen Bambang Kristiyono melalui Dir Binmas Kombes Eri Dwi Hariyanto mengungkapkan, peran para tokoh di masyarakat diharapkan bisa menangkal ancaman-ancaman tersebut.

“Kalau tokoh-tokoh masyarakat ini kan, punya peran penting di tengah masyarakat. Kita yakin bisa memberikan pengaruh kepada masyarakat. Makanya segala macam ancaman, termasuk juga ancaman serangan teror bisa disampaikan kepada masyarakat. Termasuk juga menyampaikan hal-hal kebaikan dalam kontestasi Pilkada ini,” katanya, Jum’at (20/11/2020) kepada Koran Kaltara.

Eri mengungkapkan, jajaran kepolisian sebenarnya sudah melakukan operasi-operasi untuk mencegah segala kemungkinan terburuk dalam pilkada. Sebagai aparat keamanan di provinsi perbatasan ini siap mencegah adanya oknum yang mencoba membuat kekacauan selama proses Pilkada termasuk juga ancaman dari serangan teroris.

“Sebenarnya, kita (kepolisian) memastikan pilkada ini berjalan aman dan damai. Kita harapkan, pada pemilu 2019 lalu (Pileg dan Pilpres) bisa kita capai lagi dan bahkan menjadi lebih baik. Makanya kita juga mulai melakukan pencegahan, dengan melakukan pendekatan persuasif kepada para tokoh-tokoh (masyarakat, agama dan lain sebagainya),” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, kepolisian juga intens melakukan patroli selama proses tahapan hingga pemilihan dilakukan. Termasuk juga patroli di Media Sosial (Medsos) yang kemungkinan dilakukan para gembong teroris untuk meneror dan menciptakan rasa takut kepada masyarakat.

Meskipun tak ada tim khusus ataupun satuan tugas (satgas) yang dibentuk dalam menangani serangan teror, ia tetap bisa menjamin Pilgub dan Pilbup di provinsi Kaltara akan tetap kondusif.

“Kalau soal teroris kan itu memang ditangani oleh tim densus 88. Personel kita juga terus melakukan patroli. Karena jangan sampai ada oknum yang menimbulkan rasa takut melalui medsos nanti,” jelasnya.

Eri berharap, seluruh elemen masyarakat Kaltara bisa mendukung jalannya pesta demokrasi di provinsi perbatasan ini. Sebagai aparat keamanan, pihaknya bersama jajarn TNI tetap akan memastikan, Pilkada Kaltara ini akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan tanpa ada kekacauan sedikit pun.

“Masyarakat juga jangan mudah untuk dipengaruhi dengan hal-hal yang negatif. Peran dari para tokoh-tokoh ini bisa menjadi penyejuk bagi warga yang ada didaerah,” tutupnya. (*)

Reporter: Ramlan

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah