Bulungan

Waspadai, Permen Mengandung Narkoba Telah Beredar

Tampak narkotika jenis baru berbentuk permen yang beredar di Jawa Tengah. (Foto : Ist)
  • Kaltara Mulai Was-was, Antisipasi dengan Perkuat Koordinasi

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pelaku penyebaran narkoba saat ini terus melakukan berbagai cara untuk menjalankan bisnis haramnya. Kabar terbarunya, Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan narkoba jenis baru, yaitu berbentuk permen dan cairan di sekitar Jawa Tengah.

Dikonfirmasi Kapolda Kaltara Irjen Bambang Kristiyono, melalui Kabid Humas AKBP Budi Rachmat mengemukakan, fenomena baru itu harus menjadi perhatian semua pihak. Apalagi Kaltara yang secara geografis berbatasan dengan Malaysia, berpotensi menjadi jalur untuk menyeludupkan barang haram itu.

“Tentunya lebih hati-hati dan waspada. Kita selalu bersinergi dengan unsur terkait, seperti BNN, BPOM, kesehatan, dan instansi lainnya. Ini untuk mengantisipasi lebih awal sebelum masuk beredar. Apalagi sudah ada ijinnya. Ditambah lagi, Kaltara ini kan adalah pintu masuk terdepan dengan negara tetangga Malaysia. Jadi sangat berpotensi penyeludupan melalui disini juga,” katanya, Jum’at (6/11/2020).

Budi mengakui, penyebaran narkoba saat ini semakin sulit dideteksi akibat perkembangan teknologi. Adanya informasi-informasi dengan memanfaatkan kemajuan, justru bisa membuka celah bagi pelaku kejahatan untuk memproduksi atau mengedarkan narkoba dengan lebih mudah.

Terutama narkoba yang dikemas dalam bentuk olahan makanan, sudah banyak ditemui di beberapa daerah di Indonesia. Sehingga kondisi ini dibutuhkan pengawasan antar semua instansi termasuk juga masyarakat. “Karena tanpa ada kerjasama secara terpadu, mustahil kita bisa cegah masuknya barang itu,” sambungnya.

Budi mengatakan, tiga pilar desa akan diberdayakan dalam menangkal peredaran narkoba ini. Upaya preventif juga telah dilakukan kepolisian di era saat ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba. Peran generasi muda juga diharapkan bisa berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran untuk tidak terlibat dalam bisnis haram itu.

“Ancaman narkotika itu nyata. Maka kita harus selalu waspada dan mengetahui bagaimana langkah-langkah dalam mengantisipasinya. Termasuk pemuda juga berperan aktif. Pemuda sebagai penopang dan pilar dari bangsa ini tidak bisa dibuat hancur hanya karena narkoba,” jelasnya.

Seperti diketahui, jenis narkoba yang baru ditemukan itu mengandung THC (Tetra hydrocanabinol), yakni senyawa sama yang terdapat pada tembakau gorila. Dampaknya sendiri, akan menimbulkan efek halusinasi bagi penggunanya dan akan bereaksi serupa dengan mengonsumsi ganja.

“Makanya pengawasan kepada anak-anak juga harus ditingkatkan lagi. Tetap mengawasi makanan ataupun minuman yang dikonsumsi anak-anak. Jangan sampai mengonsumsi narkoba berupa permen ini. Harus pastikan supaya apa yang mereka makan dan minum bebas dari narkoba,” terang Budi. (*)

Reporter: Ramlan

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah