Headline

Wali Kota Sebut Ada 14 Korban Meninggal Akibat Tanah Longsor

Wali Kota Tarakan, Khairul saat meninjau lokasi longsor. (Foto: Ariyanto)

TARAKAN, Koran Kaltara – Sebanyak 14 orang dinyatakan meninggal dunia akibat bencana tanah longsor di beberapa lokasi di Kota Tarakan, Senin (28/9/2020).

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tarakan, Khairul saat meninjau lokasi tanah longsor di RT 10 dan RT 20 Kelurahan Kampung Satu Skip. “Jumlah korban meninggal saat ini sebanyak 14 orang,” ujar Khairul.

Wali kota mengatakan, kejadian ini menjadi pelajaran bersama, bahwa pembangunan rumah di kemiringan 30 derajat sangat berbahaya dan hampir semuanya titik longsor berada di kemiringan.

Selanjutnya untuk bantuan, Khairul mengatakan, pasti ada bantuan dari pemerintah kota Tarakan, “Ya kalau bantuan standar ya, ini juga ada beberapa fasilitas publik yang rusak kita akan data semuanya,” tuturnya.

Selanjutnya untuk mengurangi longsoran berikutnya, BPBD akan segera menindaklanjuti bersama dinas terkait, TNI, Polri untuk bersama sama mengerjakannya sehingga lebih cepat.

“Ke depan kita akan lakukan pengawasan dengan ketat, supaya tidak terulang. Bukan hanya korban harta, namun juga korban jiwa, itu yang kita sesalkan,” ucapnya.

Dari pantauan di lapangan saat ini, masyarakat bersama TNI, Polri, BPBD dan PMK bersama sama membersihkan material dan lumpur di lokasi longsor.

Terkait data jumlah titik longsor saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pendataan di lapangan. (*)

BERITA TERKAIT:

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah