Tarakan

Wali Kota: Biaya Satu Pasien Positif Covid-19 di Atas Rp100 Juta

Wali Kota Tarakan, Khairul

TARAKAN, Koran Kaltara – Wali Kota Tarakan, Khairul menilai masih banyak masyarakat yang cuek dengan pandemi Covid-19, meski sudah diimbau dan dijaga. Padahal jika sakit pemerintah yang merawat.

Khairul mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Dirut Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) rata-rata satu pasien positif biaya perawatan sudah sampai di atas Rp100 juta.

“Jika kita rawat sekarang ada 44 kasus dikurangi 7 yang sembuh, tinggal dikalikan Rp100 juta dikali 37,” katanya, Kamis (21/5/2020).

Wali kota mengatakan, saat ini biaya yang dikeluarkan untuk merawat. Kalau bertambah lama perawatan dan tidak kunjung sembuh, maka biaya terus bertambah dan itu seluruhnya menggunakan uang negara.

“Tapi banyak orang dilarang berkumpul masih berkumpul, dilarang (tapi) melawan,” katanya.

Wali kota mengungkapkan, berbagai alasan disampaikan masyarakat, seperti pasar masih buka, sementara tempat ibadah tutup dan lain sebagainya.

“DIrawat itu pakai uang negara, belum lagi pemeriksaan satu pasien menggunakan catrigde biayanya Rp400 ribu, satu orang untuk menentukan negatif atau positif minimal butuh dua kali, biaya yang dikeluarkan sudah Rp800 ribu,” bebernya.

Sementara setelah dirawat pemeriksaan kembali dilakukan satu orang pasien positif minimal butuh dua kali pemeriksaan jika masih positif pemeriksaan kembali dilakukan.

Saat ini pasien yang dirawat ada yang satu bulan dan hampir dua bulan belum sembuh dari Covid-19, karena kurangnya disiplin.

“Justru yang positif dan betul-betul sakit yang kami kira harapan sembuh agak mengkawatirkan, malah justru sembuh, karena disipilin,” ujarnya.

Wali Kota Tarakan mengajak dan mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin, mengikuti protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, social distancing dan physical distancing. (*)

Repoter: Ariyanto
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah