Kaltim

Wali Kota Balikpapan Larang Kegiatan Kerumunan

Wali kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud
  • Anjurkan Kegiatan Agustusan Digelar Virtual

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan akan melarang aktivitas yang membuat perkumpulan massa dan berpotensi berkerumun serta melanggar protokol kesehatan di tengah jumlah terpapar pandemi Covid-19 yang masih tinggi.

Bulan Agustus adalah bulan kemerdekaan Indonesia. Dimana budaya masyarakat selalu mengadakan kegiatan Agustusan seperti upacara, lomba panjat pinang, balap karung, makan kerupuk dan masih banyak lagi.

Semua kegiatan itu dilakukan dengan mengumpulkan banyak orang, sehingga pemkot mengambil keputusan untuk melarang kegiatan itu.

Dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 juga telah ditetapkan aktivitas yang bersifat berkerumun dilarang. Sehingga Pemkot mengingat masyarakat agar tetap mengikuti aturan pemerintah.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan bahwa segala bentuk kegiatan agar tidak dilakukan. Meski tak menutup peluang dapat dilaksanakan apabila kasus positif Covid-19 menurun. Tentunya dengan syarat tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Jangan kita adakan, kita liat dulu inikan (PPKM Level 4) sampai tanggal 9, mudah-mudahan trend nya turun bisa dibuka untuk berkumpul dengan prokes, itu yang kita harapkan,” kata Rahmad Mas’ud, Selasa (3/8).

“Tapi kalau tren ini tidak menurun, bisa saja nanti diperpanjang. Ini tergantung dari diri kita semua sekarang, kalau kita disiplin, 17 Agustus kita bisa rayakan bersama,” sambungnya.

Saat ini masyarakat dianjurkan meriahkan agustusan dengan secara virtual dan memasang Bendera Indonesia serta mengakses logo HUT RI ke-76 di media sosial. (*)

Sumber: Koran Kaltim