Nunukan

Vaksinasi Mulai Sasar Tokoh Agama Hingga Pedagang

Perwakilan tokoh agama saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di RSUD Nunukan. (foto: istimewa)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Nunukan mulai menyasar tokoh agama, masyarakat, guru, warga lanjut usia (lansia), wartawan hingga pedagang.
Sebelumnya, pada vaksin tahap pertama, diprioritaskan untuk unsur pimpinan daerah dan tenaga kesehatan (nakes). Dan, vaksinasi tahap kedua, diperuntukkan bagi petugas pelayanan publik, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemda Nunukan dan instansi vertikal,  TNI/Polri, pegawai BUMN serta BUMD.

Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Nunukan Hasan Basri menyampaikan, bahwa semua masyarakat di Nunukan nanti akan divaksin. Pelaksanaannya secara bertahap. Sebab, jatah vaksin untuk Nunukan terbatas.

“Karena ini bertahap, sehingga vaksin yang dikirim untuk Nunukan juga terbatas.  Perwakilan dulu, selanjutnya secara bertahap, baru semuanya. Ini akan terus menerus,  karena vaksin tahap kedua kemarin yang datang hanya untuk 630 orang.  Nanti akan ada lagi,” jelas Hasan, Minggu (7/3/2021).

Dia menjelaskan, penerima vaksin tahap berikutnya masih didata. Seperti tokoh agama, guru dan wartawan.  Apabila vaksinnya sudah datang, maka akan langsung diurut sesuai data yang masuk.

“Untuk permintaan data guru, sudah semua. Pendataannya sudah diminta, tapi ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum memasukkan data,” kata Hasan.

Hasan mengungkapkan, dulu banyak meragukan vaksin Covid-19. Sebagai pelayan publik dan pimpinan daerah, Bupati beserta unsur FKPD Nunukan telah mencontohkan terlebih dulu. Setelah itu, masyarakat mulai tidak ragu lagi. Mereka makin percaya vaksin ini aman dan tidak ada efek samping.

“Perintah dari presiden, gubernur dan bupati, semuanya akan divaksin. Terpenting memenuhi syarat,” ungkap Hasan. (*)        

Reporter: Sabri
Editor: Sobirin

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah