Headline

Vaksinasi Kedua Tarakan Hanya 550 Orang

Khairul
  • Sasaran Utama TNI dan Polri Satgas Covid-19

TARAKAN, Koran Kaltara – Penerima vaksin tahap II di Kota Tarakan diprioritaskan kepada TNI/Polri. Sasaran utama yakni anggota yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19, khususnya Babinkamtibmas dan Babinsa.

Pada vaksinasi kali ini, Kota Tarakan menerima 1.100 vial. Prioritas vaksin tersebut berdasarkan petunjuk dari pemerintah pusat, sedangkan lainnya masih menunggu pendistribusian selanjutnya.

“Kita sudah tahap kedua tetapi yang datang baru 1.100. Itu pun tidak cukup juga. Makanya untuk DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, masih nanti. Saat ini yang dimulai untuk TNI/Polri tetapi yang bertugas sebagai Satgas Penanggulangan Covid-19. Itu dulu yang diprioritaskan, sisanya menyusul karena belum bisa dilakukan secara menyeluruh,” ujar Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Tarakan, Khairul, Rabu (3/3/2021).

Meskipun demikian, Wali Kota Tarakan ini memastikan, semua masyarakat akan mendapatkan suntikan vaksin Sinovac. Pemberiannya bertahap sesuai dengan skala prioritas  kelompok masyarakat yang telah ditetapkan pemerintah.

“Dilakukan secara bertahap, termasuk wartawan juga, termasuk yang lainnya. Kalau sekarang yang datang 1.100 hanya bisa disuntikkan kepada 550 orang, karena setiap orang ada dua kali penyuntikan dengan interval sepekan,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan Khairul, bahwa pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan pemetaan di tingkat RT, dengan membagi menjadi beberapa zona. Sebab selain program vaksinasi, kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19, juga sangat diperlukan.

Jika ada RT yang masuk kategori zona merah atau peningkatan kasusnya signifikan, akan diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

“Untuk PPKM, masih didiskusikan terus antara kita dengan stakeholder lainnya, supaya kita satu paham. Sekarang, Dinas Kesehatan masih melakukan pemetaan zona, RT mana yang masuk zona merah, baru nanti akan ada penanganan. Kalau kita, zona sebenarnya tidak ada masalah. Karena tingkat kota kita sudah oranye. Mudah-mudahan di level RT tidak ada yang merah,” harapnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Satgas Penanggulangan Covid-19 Tarakan, terdapat penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 11 orang pada Rabu (3/3). Kemudian, ada pula pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 5 orang, dan kasus meninggal dunia 1 orang.

Secara akumulasi, di  Tarakan sudah ada 5.276 kasus konfirmasi positif, dimana 4.086 diantaranya telah sembuh, dan 95 orang meninggal dunia, serta 4 orang kasus propable. Sedangkan jumlah pasien yang masih dalam perawatan dan pengawasan sebanyak 1.096 orang. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustofa
Editor: Nurul Lamunsari

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah