Headline

Vaksinasi Dimulai, Protokol Kesehatan Tetap Jalan

Tampak salah satu tenaga kesehatan yang disuntik vaksin, Selasa (12/1/2021). (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)
  • Tahap Awal ada 3.724 SDM Kesehatan di Kaltara yang Divaksin

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Setelah izin penggunaan darurat vaksin atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diterbitkan, program vaksinasi di Indonesia dipastikan akan dilakukan. Secara resmi, Presiden Joko Widodo akan menjadi orang pertama divaksin pada hari ini, Rabu (13/1/2021). Menyusul tiap daerah secara serentak mulai vaksinasi pada Kamis (14/1/2021).

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) juga dipastikan akan mulai vaksinasi Covid-19 serentak. Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Udin Hianggio, dan pejabat Forkompimda lainnya telah menyaksikan simulasi penyuntikan vaksin , Selasa (12/1/2021).

“Saya rasa aparat kita, petugas kita, sudah mempersiapkan semuanya sebaik mungkin. Ini tujuannya untuk kepentingan kita semua,” ujar Udin Hianggio .

Program vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam menekan angka penularan Virus Corona yang semakin tinggi. Namun dengan dimulainya program tersebut, masyarakat diminta tidak lengah. Protokol kesehatan tetap dijalankan agar upaya yang dilakukan bisa berjalan maksimal. Pasalnya, vaksin yang disuntikkan adalah untuk membentuk herd immunity alias kekebalan kelompok.

“Jadi tetap kita menjaga protokol kesehatan. Di samping ini juga vaksin dalam upaya untuk memutus penularan. Saya rasa upaya kita sudah cukup maksimal,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman mengaku, distribusi vaksin ke daerah sudah bisa dilakukan. Dia memastikan, sebelum 14 Januari, vaksin untuk dua daerah, Bulungan dan Tarakan sudah didistribusikan.

“Kita lakukan penyuntikan itu pada Tanggal 14 Januari. Berdasarkan arahan pusat, baru dua daerah yang didistribusikan di awal, Tarakan dan Bulungan. Daerah lain menyusul,” sebut Usman.

Diketahui, ada 10.680 dosis yang dialokasikan ke Kaltara yang disimpan di Gudang Farmasi Dinkes Kaltara. Distribusi pertama masing-masing ke Tarakan 4.600 dosis dan Bulungan 3.000 dosis. Sasaran sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang divaksin awal sebanyak 3.724 orang. Terdiri dari 2.273 di Tarakan dan 1.451 di Bulungan. Ditambah puluhan orang pejabat di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Untuk (pejabat) provinsi sudah dihubungi. Untuk kabupaten/kota juga sudah dihubungi masing-masing siapa yang akan disuntik pertama,” ungkapnya.

Adapun sebanyak 3.080 dosis lainnya masih disimpan di Gudang Farmasi. Distribusi selanjutnya masih menunggu arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).  “Target tahap satu, sampai April (2021). Jadi ini berjalan terus,” ujar Kepala Dinkes.

Sementara itu, pemerintah juga telah menyiapkan lokasi vaksin di sejumlah fasilitas kesehatan yang ada di Kaltara. Data sementara, terdapat 58 puskesmas, 11 rumah sakit di kabupaten/kota, 3 UPT kantor kesehatan pelabuhan, dan 8 klinik: baik milik TNI, Polri dan balai kesehatan. “Lokasi vaksin di masing-masing pelayanan kesehatan, yang memang juga terkoneksi dengan jaringan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah