Bulungan

Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Dimulai

Pemberian vaksin covid-19 masih berlanjut di Bulungan. (Foto : Nurjannah/ Koran Kaltara)
  • Ibu Menyusui Dibolehkan Terima Vaksin

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara Setelah sebulan lebih berjalan pemberian vaksin covid-19 periode pertama, kini berlanjut memasuk tahap kedua. Di mana penyuntikan vaksin diberikan bagi pelayan publik. Termasuk juga bagi para lansia (lanjut usia), serta ibu menyusui.

Sebelumnya, kepada ibu menyusui sempat tidak diizinkan untuk mendapatkan vaksin Sinovac. Begitu pula dengan lansia yang berusia di atas 59 tahun. Oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, saat ini sudah diperbolehkan. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/I/368/2021.

Disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes Bulungan dr Velix Toding Sima, sesuai kebijakan pemerintah melalui Kemenkes telah mengizinkan ibu menyusui mendapatkan vaksin covid-19. Secara otomatis di daerah, juga akan mengikuti apa yang sudah menjadi keputusan.

“Sekarang ibu menyusui sudah boleh menerima vaksin. Bukan hanya itu, kelompok Lansia (di atas 60 tahun), komorbid (penyakit penyerta) dan penyintas Covid-19 juga diperbolehkan mendapatkan vaksin,” ujarnya.

Velix mengatakan, untuk lansia di Bulungan sejauh ini sudah mulai dilakukan. Dimulai untuk pemberian suntikan dosis pertama. “Sudah dimulai, saat ini petugas puskesmas sedang melakukan vaksinasi kepada para lansia,” katanya.

Lebih jauh dijelaskan, setelah menerima dosis pertama, 28 hari berikutnya para lansia akan kembali mendapatkan vaksi dosis kedua. Menurutnya jika pada umumnya 14 hari jarak dosis pertama dengan kedua. Namun untuk Lansia, karena ada beberapa pertimbangan jarak jedanya 28 hari.

“Sebelum diberikan vaksin, lansia akan tetap melalui tahap skrining kesehatan. Begitu juga dengan penerima komorbid dan penyitas Covid-19. Yang bersangkutan akan kita wawancara terlebih dahulu,” jelas dia.

Hal itu, lanjutnya, dilakukan untuk memastikan apakah yang bersangkutan dalam kondisi sehat atau tidak. Pihaknya berharap agar penerima dapat jujur ketika petugas menanyakan riwayat penyakit yang bersangkutan. Kemudian dijeaskan juga, terkait ibu menyusui, meskipun komorbid, penyitas Covid-19 sudah diizinkan mendapatkan vaksin.

“Sedangkan untuk ibu hamil (bumil), sementara ini belum diperbolehkan. Sebab, para ahli masih melakukan pengkajian untuk memastikan apakah vaksin ini aman diberikan kepada bumil atau tidak. Para ahli masih terus menyampaikan pendapatnya. Kalau memang diperbolehkan. Iya, mau tudak mau kita ikut,” tandasnya. (*)

Reporter: Norjannah
Editor: Edy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah