Tarakan

Vaksin Massal Polio Masih Menunggu Perkembangan Covid-19

Kantor Dinas Kesehatan Kota Tarakan. (Foto: Ariyanto)

TARAKAN, Koran Kaltara – Vaksin massal polio yang direncanakan sekitar akhir bulan Juli 2020 sampai saat ini masih belum dilakukan lantaran logistik dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan belum tiba. Selain itu, perkembangan kasus Covid-19 juga terus bertambah.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Tarakan, Bahriatul Ulum menjelaskan, pihaknya masih belum mengetahui kapan jadwal vaksi massal polio dilakukan.

“Vaksin sampai hari ini belu ada, jadi belum kapan dilakukan, kita juga melihat kondisi perkembagan Covid-19,” jelasnya, Sabtu (24/10/2020).

BACA JUGA: Kasus Covid-19 di Tarakan: Konfirmasi Positif Bertambah 5 Orang, Sembuh 8 orang

Sesuai rencana ada sekitar 61.851 anak di bawah 15 tahun yang akan divaksin, namun dengan kondisi pandemi seperti ini kemungkinan juga belum bisa dilakukan, sekolah belum buka, posyandu juga belum buka.

“Kalau nanti dilakukan door to door ke masyarakat butuh tenaga, dengan petugas kita yang terbatas dan kondisi pandemi saat ini terjadi banyak kasus,” ungkapnya.

Bahriatul mengatakan, pelaksanaan vaksin massal tentu yang paling utama menuggu vaksin dan kedua alat pelindung diri (APD) karena masih dalam kondisi Covid-19.

“Tertunda atau tidak kita juga tidak tahun yang jelas logistik belum ada,” sambungnya.

Dinas Kesehatan sifatnya hanya menunggu sampi mempesiapkan prosesnya. Pihaknya juga melihat kondisi seperti apa perkembangan Covid-19. “Tentu dengan kondisi seperti juga tidak bisa dipaksakan untuk dilakukan,” ujarnya.

Imunisasi polio massal sifatnya tambahan, sedangkan untuk imunisasi rutin masih dilakukan di masing-masing puskesmas. Penerapan protokol kesehatan juga bisa dilakukan karena jumlahnya tidak terlalu banyak.

Diketahui, polio dapat menyerang pada usia berapa pun terutama menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun maka penting dilakukan imunisasi massal.

BACA JUGA: Kaltara Paling Berisiko Terdampak Polio

Imunisasi dilakukan juga karena adanya KLB (kejadian luar biasa) polio di negara tetangga Sabah, Malaysia. Namun sejauh ini kasus polio belum ada di temukan di Kota Tarakan. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah