Bulungan

Usul ke Kementerian agar Sekolah Daring Dievaluasi

Sejumlah sekolah masih sepi, karena masih melakukan pembelajaran secara daring ditengah pandemi covid-19. (Foto : Nurjannah)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Sejak pandemi covid-19 terjadi di Indonesia, pelaksanaan pendidikan dilakukan melalui online atau disebut juga daring. Yaitu melakukan aktivitas Belajar dari Rumah (BDR). Saat ini beberapa satuan Pendidikan sudah bisa melalui pembelajaran tatap muka (PTM), diharapkan semua sekolah bisa melakukan hal serupa.

Sejauh ini sekolah dengan siste daring menjadi perhatian serius, terkait kualitas dari proses tersebut. Hal ini seperti disampaikan langsubg Bupati Bulungan Syarwani. Bahkan dia punya usul, agar hal ini bisa menjadi perhatian serius Kementerian Pendidikan. Yaitu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sekolah daring setelah kurang lebih 2 tahun berjalan demikian.

“Iya itu saya minta Kementerian bisa melakukan evaluasi. Dan memang untuk mengevaluasi ini merupakan kebijakan secara nasional yang dilakukan oleh Kementerian terkait.  Ini juga sudah saya titip bisa disampaikan melalui LPMP Pusat,” ujarnya.

Ini, kata bupati, berkaitan dengan mutu pendidikan. Meskipun hari ini ada yang masih daring dan ada juga yang sudah bisa melakukan secara langsung.

Apapun itu ia menegaskan perlu adanya evaluasi, sejauh ini seperti apa capaian mutu dan kualitas dua tahun terakhir selama masa pandemi covid-19 ini.

“Saya yakin melalui evaluasi nantinya, jika ditemui penurunan atau lainnya, maka bisa dilakukan langkah lebih lanjut. Sehingga bisa dilakukan pemetaan dan strategi lanjutan untuk pendidikan lebih baik sekalipun dalam situasi pandemi,” kata bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Bulungan Jamaluddin Saleh mengatakan, di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini, perlu adanya inovasi, terutama agar tetap bersinergi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan khususnya di Bulungan.

Ia memastikan sejauh ini pihaknya juga telah mengeluarkan pedoman, mengenai BDR maupun PTM.

“Ada rambu-rambu yang kita buat untuk itu. Tentunya hal itu juga bagian upaya untuk kita tetap meningkatkan mutu pendidikan di Bulungan. Efektif atau tidaknya sistem kita selama ini, maka perlu pertimbangan lebih jauh. Betul kata pak Bupati harus ada semacam evaluasi yang dibuat oleh Kementerian Pendidikan,” katanya.

Menurut dia, evaluasi tentunya bisa mendapatkan rumusan kembali, bagaimana menyikapi kondisi yang ada. Sebab kaitannya dengan covid-19 kasus kadang naik atau turun perlakuan pendidikan juga berbeda. (*)

Reporter: Nurjannah

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah