Pendidikan

Untuk Penuhi Kuota, Dewan Minta Anggaran Beasiswa Ditambah

Asnawi Arbain
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara- Dewan Pendidikan Kaltara telah melakukan launching penyaluran program beasiswa “Kaltara Cerdas” pada (19/12/2018) lalu. Meski sebelumnya sempat diinformasikan dari sebanyak 4.826 orang yang menyerahkan berkas, sebanyak 2.792 yang bakal mendapatkan bantuan pendidikan tersebut. Terdiri dari 2.204 untuk perguruan tinggi dan 588 untuk SMA dan SMK. Belakangan dibeberkan oleh Ketua Dewan Pendidikan…

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara– Dewan Pendidikan Kaltara telah melakukan launching penyaluran program beasiswa “Kaltara Cerdas” pada (19/12/2018) lalu. Meski sebelumnya sempat diinformasikan dari sebanyak 4.826 orang yang menyerahkan berkas, sebanyak 2.792 yang bakal mendapatkan bantuan pendidikan tersebut.

Terdiri dari 2.204 untuk perguruan tinggi dan 588 untuk SMA dan SMK. Belakangan dibeberkan oleh Ketua Dewan Pendidikan Herwansyah, setelah tim melakukan verifikasi dan seleksi berkas disebutkan sebanyak 4.690 orang yang lolos dan berhak mendapatkan beasiswa tersebut.

Sebagaimana diketahui, anggaran beasiswa yang disiapkan melalui APBD sebesar Rp11 miliar.  Penambahan kuota yang diakomodir membuat besaran yang diterima tiap mahasiswa pun berkurang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kaltara bidang Kesejahteraan Rakyat, Asnawi Arbain mengaku apresiasi terhadap upaya Dewan Pendidikan mengakomodir lebih banyak penerima. Menurutnya, bantuan pendidikan berupa beasiswa yang disiapkan sangat membantu mahasiswa yang menerima khususnya yang kurang mampu.

“Upaya menambah jumlah penerima bagus, artinya lebih banyak mahasiswa yang diakomodir untuk diberikan bantuan,” katanya, Selasa (1/1/2019).

Hanya saja, ia menegaskan terkait jumlah yang diterima oleh setiap mahasiswa harus jadi pertimbangan pula. Jika beasiswa yang diterima tidak bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk biaya pendidikan, juga akan sia-sia.

“Oleh karena itu, jika mau mengakomodir lebih banyak penerima beasiswa, anggaran beasiswanya yang harus ditambah,” tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Ia mengaku belum mendapatkan informasi secara detail soal alokasi APBD untuk beasiswa Kaltara tahun 2019.

Dia berharap pemerintah daerah bisa mempertimbangan penambahan alokasi mengingat hasil verifikasi Dewan Pendidikan terhadap usulan proposal, jumlahnya cukup besar yang berhak menerima.

“Untuk penuhi kuota penerima. Artinya berdasarkan hasil verifikasi Dewan Pendidikan itu harus ada evaluasi (penambahan anggaran). Paling tidak bisa dinaikkan anggaran beasiswa itu sehingga jumlah penerima bertambah tapi angka yang diterima tiap mahasiswa tetap bisa menutupi biaya pendidikannya,” harapnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Kaharudin