Tarakan

Ular Piton Panjang 4 Meter Kembali Muncul di Pemukiman Warga

Ular piton dievakuasi Tim Damkar dan Penyelamatan dari kolong rumah warga. (Foto: Istimewa/Damkar)

TARAKAN, Koran Kaltara – Ular jenis piton kembali muncul di tengah pemukiman warga Jalan Pangeran Diponegoro, RT 32 Gang 45, Sebengkok, Tarakan, Minggu (9/8/2020) sekitar pukul 08.30 Wita. Kemunculan ular tersebut untuk kedua kalinya di lokasi yang sama.

Diketahui sebelumnya ular piton muncul di lokasi tersebut pada tanggal 18 Juli 2020 pada dini hari di sebuah kolong rumah milik Wawan. Ular berhasil dievakuasi dengan cara menjebol dinding lantai rumah.

BACA JUGA: Ular Piton 2,5 Meter Muncul di Kolong Rumah Warga Sebengkok

Kasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan, Irwan mengungkapkan, pada hari Minggu pagi, pihaknya mendapatkan laporan dari warga atas nama Arif, yang mengatakan bahwa ada ular jenis piton di bawah kolong rumahnya.

“Tim Damkar dan Penyelamatan berjumlah delapan orang langsung menyiapkan peralatan dan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi ular,” jelasnya.

Irwan mengatakan, seperti sebelumnya karena berada di kolong rumah, evakuasi ular sedikit menyulitkan tim. Selain berada di kolong rumah, ular bersembunyi di sela-sela bebatuan dan tumpukan balok-balok bekas.

“Setelah menyingkirkan balok-balok bekas, tim berhasil mengeluarkan ular tersebut, dengan panjang 4 meter dan berdiameter 2,5 sentimeter,” ungkapnya.

Evakuasi dilakukan kurang lebih 1 jam, meski lokasi pemukiman jauh dari hutan, kemungkinan ular tetap berasal dari hutan dan telah berada di lokasi tersebut sejak ukurannya masih kecil.

Selama tiga bulan terakhir, data sementara tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan telah mengevakuasi puluhan hewan liar berbahaya. Rata-rata binatang itu muncul di tengah pemukiman penduduk.

“Kalau ular piton data sementara sekitar 35 kali (dievakuasi), untuk ukuran bervariasi,” katanya.

Faktor munculnya ular karena alam habitatnya ular sudah merasa terusik dan ditambah lagi permukiman yang kotor sehingga mengundang hewan seperti tikus-tikus, karena ular juga memangsa tikus.

Irwan menambahkan di lokasi ditemukannya ular terdapat kandang ayam, kemungkinan ular tersebut berada di situ karena mencari makanan.

Diharapkan masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah agar tidak menjadi sarang ular. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah