Bulungan

Turap Bantaran Sungai yang Terkena Abrasi di Tengkapak Masih Perencanaan

Pemasangan turap di lokasi bantaran sungai yang terkena abrasi di  Desa Tengkapak masih proses perencanaan. (Foto : Nurjannah/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Perbaikan jalan utama menuju Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan yang longsor akibat abrasi, hingga saat ini belum dilakukan. Upaya perbaikan sementara, termasuk pemasangan turap pada bantaran sungai sebagai penahan tanah longsor oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan juga masih kesulitan.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Bina Marga DPU-PR Bulungan H Fahrudin, karena masih terkendala anggaran, sementara ini pemasangan turap di  lokasi longsor masih belum bisa dilakukan.

“Turapnya belum bisa dipasang. Memang untuk jangka panjang jalan longsor itu harus segara diperbaiki. Mengingat kikisan abrasi pada bibir sungai yang telah memakan badan jalan semakin bertambah,” kata dia.

Walaupun, lanjutnya, untuk jangka pendek jalan tersbeut masih bisa digunakan, namun jika jangka panjang tidak biaa. Ia menilai pemasangan turap penting. Sebab, jika tidak cepat ditangani  bukan tidak mungkin jalan tersebut akan putus. Pemasangan turap sendiri, dikatakannya akan dilakukan pemerintah provinsi.

“Tapi, Kalau perbaikan jalan itu kami (DPU-PR). Nah, kapan proses perbaikan bisa dilakukan pastinya belum tahu. Karena kebutuhan anggaran itu cukup besar, miliaran rupiah,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Pengairan dan Irigasi DPUPR-Perkim Kaltara Tri Wahyu Wibowo menjelaskan, terkait pemasangan turap saat ini masih dalam tahap proses penyusunan perencanaan yang dilakukan bersama dengan pihak kabupaten. Setelah perecanaan selesai, kata dia, tahap selanjutnya akan diusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR). Dengan harapan mendapatkan dukungan anggaran melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). “Kalau di APBD sepertinya sulit. Apalagi anggaranya yang dibutuhkan cukup besar,” sebutnya.

Dari itu, pihaknya berencana mengusulkan anggaran ke pusat. Namun demikian, berapa kebutuhan untuk pemasangan turap tersebut pihaknya belum secara pasti.

“Secara pasti saya tidak tahu berapa, karena perecanaan masih dibuat. Tetapi, kalau melihat kondisi di lapangan butuh anggaran besar. Miliaran, apalagi turap yang harus dipasang cukup panjang kurang lebih 100 meter,” tandasnya. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Eddy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah