Headline

Tujuan Subsidi di Kaltara Perlu Sinkronisasi

Pesawat Susi Air saat terbang perdana dari Bandara Juwata Tarakan, 11 Januari 2021. (Foto: Dokumen/Koran Kaltara)
  • Dewan Sebut Banyak Daerah Pedalaman Butuh Tambahan Kuota dan Rute SOA

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Penumpang dan Barang di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berlanjut tahun ini. Sejumlah wilayah di daerah perbatasan Kabupaten Malinau dan Nunukan menjadi sasaran tujuan subsidi tersebut. Adapun sumber pendanaannya, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta didukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program SOA Penumpang dan SOA Barang di Kaltara berjalan sejak Tahun 2015 yang dibiayai APBN, dan dimulai Tahun 2016 yang dibiayai APBD Kaltara. Anggota Komisi III DPRD Kaltara, yang membidangi Pembangunan, Hendri Tuwi mengatakan, kelanjutan program tersebut perlu dievaluasi. Mengingat masih ada beberapa kebutuhan subsidi yang perlu sinkronisasi berdasarkan kebutuhan di lapangan.

“Berharap adanya evaluasi dari pihak pemerintah pusat dan Pemprov, khususnya yang berwenang dalam hal ini. Dengan tujuan pengaturan atau sinkronisasi jadwal flight (penerbangan) bisa saling backup, sehingga porsi atau kebutuhan real layanan SOA, baik penumpang maupun barang dapat ter-cover dengan baik,” kata Hendri Tuwi, Senin (25/1/2021).

Politisi Partai Demokrat tersebut menuturkan, beberapa hal yang perlu menjadi catatan pemerintah. Di antaranya, layanan SOA tambahan pada waktu-waktu tertentu, dimana kebutuhan masyarakat bertambah dan jumlah penumpang mengalami lonjakan.

“Penting untuk diantisipasi layanan SOA ekstra pada waktu-waktu lonjakan penumpang di beberapa wilayah atau kecamatan-kecamatan pedalaman, perbatasan. Utamanya pada saat hari libur. Selain itu, masa-masa dimana anak-anak sekolah lulusan SMA atau sederajat yang lulus dan ingin melanjutkan pendidikannya di wilayah perkotaan,” tuturnya.

Selain itu, lanjut legislator daerah pemilihan Kabupaten Malinau tersebut, bahwa banyak pula daerah pedalaman yang membutuhkan tambahan kuota dan rute penerbangan SOA. Hal itu ia kemukakan berdasarkan aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada dewan.

“Ada beberapa wilayah atau kecamatan yang butuh tambahan kuota flight SOA penumpang atau barang. Antara lain, Kecamatan Kayan Selatan butuh tambahan kuota flight SOA Barang dan Penumpang. Di Kecamatan Kayan Hilir, pertama, butuh tambahan kuota SOA Penumpang rute Data Dian – Tanjung Selor. Demikian juga tambahan kuota flight SOA barang. Kedua, tambahan kuota flight SOA Barang atau Penumpang rute Malinau – Long Sule. Di Kecamatan Sungai Boh, tambahan kuota flight SOA Penumpang dan Barang,” urainya.

Termasuk beberapa wilayah pedalaman lainnya, ditegaskan Hendri Tuwi, butuh penambahan kuota dan rute SOA. Seperti di Kecamatan Pujungan dan Kecamatan Bahau Hulu, Malinau serta lima wilayah di Kecamatan Krayan, Nunukan.

“Namun perlu adanya evaluasi dan perhitungan agar lebih tepat. Penting juga untuk dicek secara komprehensif. Intinya, layanan cukup atau jangan kurang. Tapi penting juga jangan sampai lebih dan mubazir,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid mengatakan, SOA Penumpang yang bersumber dari APBN berjalan sejak 11 Januari lalu. Sedangkan yang didanai APBD Kaltara, tengah menunggu proses lelang.

“Anggarannya sudah ada, nilainya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Sesuai dengan arahan Gubernur, secepatnya akan dilakukan lelang,” kata Kepala Dishub.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltara Hartono mengungkapkan, SOA Barang dipastikan berlanjut. Yakni dengan menyubsidi biaya pengangkutan barang pokok strategis masyarakat ke daerah-daerah sasaran, baik melalui jalur sungai maupun udara dengan maskapai perintis. Dengan begitu, barang pokok yang disuplai akan tetap mengikuti harga distributor.

“Harganya akan terjangkau. Sama dengan harga di kota. Ini akan memudahkan masyarakat di pedalaman, di pelosok perbatasan mendapatkan barang kebutuhannya dengan harga yang murah,” ujarnya beberapa waktu lalu. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah