Bulungan

Tiga Pilar Desa Penting untuk Deteksi Dini Terorisme

AKBP Berliando

TANJUNG SELOR, Koran KaltaraKapolda Kaltara Irjen Pol Indrajit, melalui Kabid Humas AKBP Berliando mengatakan, tiga pilar desa harus bersinergi dalam mendeteksi dini gangguan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Terutama terkait dengan dalam mengantisipasi bahaya terorisme di wilayahya masing-masing.

Menurut Berliando, keberadaan  terorisme di Kaltara ini akan menjadi salah satu ancaman keuntuhan NKRI. “Sinergitas tiga pilar desa ini sangat penting. Di samping melakukan pengamanan di wilayah, juga sebagai ujung tombak baik dari pemerintah dan TNI Polri. Karena mereka yang paling dekat dengan masyarakat. Kita yakin dengan adanya sinergitas ini, aksi-aksi oknum-oknum teroris ini bisa dicegah,” katanya Senin (1/6/2020).

Setiap langkah yang diambil oleh tiga pilar desa sudah sesuai dengan aturan yang ada. Di antaranya adalah UU nomor 2 tahun 2002 tentang Polri, UU nomor 34 tentang TNI dan UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa. Untuk pencegahan adanya tindakan terorisme, langkah yang diambil tiga pilar sudah tertuang dalam UU nomor 35 tahun 2003 tentang tindak pidana terorisme.

“Jadi semua sudah diatur. Tiga pilar desa ini, terdiri dari kepala desa, Bhabinkamtibmas (Polri) dan Babinsa (TNI). Jadi sinergitas dalam melakukan pencegahan adanya gangguan kamtibmas sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Untuk itu, dalam mensinergikan peran ketiga pilar tersebut maka harus memegang beberapa prinsip yang harus dilaksanakan secara bersama-sama yaitu komunikasi intensif, transparansi, sinergi yang harmonis, kesetaraan dalam penyelesaian masalah, komitmen mewujudka kamtibmas dan membangun kemitraan.

“Tidak hanya itu, ketiga unsur pilar ini juga harus dapat membangun kemitraan, berpartisipasi aktif dan juga ikut pro aktif dengan kegiatan masyarakat. Ini dilakukan sekaligus untuk melakukan pendeteksian dan pencegahan dini terhadap bahaya terorisme di wilyahnya,” tandasnya.

Lanjut Berliando, hubungan emosional bisa ditimbulkan yang tidak seharusnya pada saat kegiatan resmi. Sehingga, kata dia, tugas pilar desa yang diemban oleh Bhabinkamtibmas dari Polri, Babinsa dari TNI, serta Kepala Desa/Lurah dari pihak pemerintah dalam menjaga  kondusifitas daerah bisa lebih mudah.

“Mereka inikan corong bagi Polri, TNI, maupun pemerintah. Makanya harus selalu solid, sehingga bisa menjaga kondusifitas desa masing-masing. Tapi, bagaimana kita bisa bangun kesolitan kita, yah harus ada kebersamaan. Solid itu tidak harus secara formil, tapi bisa juga secara informil. Solid itu bisa didapatkan pada saat kita olahraga bersama, bercanda-canda, makan bersama dan lain sebagainya. Jadi, tidak seharusnya melakukan komunikasi itu pada saat ada acara resmi saja,” tutupnya. (*)

Reporter: Ramlan
Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah