Headline

Tiga Paslon Resmi Bertarung di Pilgub

PENETAPAN CALON - Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami dan empat komisioner lainnya usai pleno penetapan calon, Rabu (23/9/2020). (Istimewa)
  • Undian Nomor Urut, Setiap Tim Dibatasi 15 Orang Pendukung

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah melakukan pleno penetapan calon untuk peserta pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltara Tahun 2020. Berdasarkan tahapan, penetapan itu dilaksanakan pada Rabu (23/9/2020) secara internal di Kantor KPU Kaltara. Rapat  dipimpin langsung Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami dan dihadiri oleh empat komisioner lainnya.

Berdasarkan hasil pleno tersebut, tiga bakal pasangan calon (Bapalson) yang mendaftar di KPU Kaltara dinyatakan memenuhi syarat. Ketiganya resmi menjadi peserta pada Pilgub Kaltara, setelah seluruh syarat pencalonan dan syarat calon sudah dinyatakan lengkap.

“Pada Pukul 08.30 Wita, kami laksanakan rapat pleno penetapan bapaslon jadi calon. Berdasarkan verifikasi dokumen perbaikan yang menjadi dasar kami melaksanakan pleno, keputusannya adalah, bahwa ada tiga bapalson yang datang daftar ke KPU, dan hari ini ditetapkan tiga pasangan calon sebagai peserta pada Pilgub Kaltara,” kata Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami.

Tiga paslon yang ditetapkan adalah Zainal Arifin Paliwang – Yansen TP (Ziyap), Udin Hianggio – Undunsyah (U2-OK) dan Irianto Lambrie – Irwan Sabri (Iraw). Artinya, tiga kandidat resmi bersaing dalam kontestasi politik di pilkada kedua kalinya di provinsi ke-34.

“Setelah pleno selesai, kami undang LO dan Bawaslu untuk diserahkan dokumen hasil penetapan hasil pleno. Sudah disampaikan ke Paslon melalui LO dan  Bawaslu. Setelah pleno dan penyerahan, kami laksanakan rakor (rapat koordinasi) terkait pengundian nomor urut,” jelasnya.

Rakor itu, lanjutnya, dihadiri oleh masing-masing tim penghubung paslon. Termasuk institusi lain seperti Polda Kaltara, Korem, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan BPBD. Poin utama yang dibahas adalah pelaksanaan pengundian nomor urut dengan standar protokol kesehatan covid-19. Disebutkan, ada pembatasan jumlah undangan yang hadir dalam agenda malam nanti (Rabu, 24/9).

“Saat pengundian, setiap paslon diberi kesempatan maksimal 15 orang. Itu termasuk paslon-nya dan isteri. Tinggal mereka atur yang 11 orang siapa. Artinya, setiap Paslon maksimal 15 orang,” ujar Surya-sapaan akrab Ketua KPU Kaltara.

Selain paslon dan timnya, KPU juga mengundang Forkompimda untuk menyaksikan pencabutan nomor urut. Termasuk media juga diperkenankan ikut meliput dengan tetap menerapkan protokol covid-19.

“Dilaksanakan pada Tanggal 24 (September) Pukul 20.00 Wita. Kami sampaikan juga, paslon dan tim kampanye tidak membawa massa. Kami usahakan siaran live streaming sehingga masyarakat dan siapa pun yang ingin menyaksikan, tanpa harus ke tempat acara bisa akses dan menyaksikan di kediaman masing-masing,” tuturnya.

Sementara itu, kaitannya dengan penerapan protokol kesehatan covid-19, KPU juga menegaskan total undangan yang hadir tidak melebihi 100 orang. Pihaknya berharap semua pihak bisa bersinergi dan saling menguatkan, agar pelaksanaan kegiatan tersebut berjalan lancar dan aman. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

 

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah