Kaltim

THM Ditutup Tiga Hari Jelang Ramadan

Rusmadi

SAMARINDA – Jelang Bulan Suci Ramadan sudah menjadi kebiasaan sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) ditutup sementara. Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi mengatakan penutupan itu akan dimulai sejak tiga hari sebelum memasuki bulan puasa.

Hal ini tentunya menjadi kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk menjaga ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan itu. “Nanti kembali beroperasi setelah tiga hari bulan puasa,” ucapnya, Rabu (7/4).

Ia menyebutkan nantinya akan ada surat edaran terkait penutupan tersebut, namun sementara ini masih digodok, termasuk pelaksanaan operasi menjadi kegiatan rutin guna memantau kepatuhan pelaku usaha THM di Samarinda. “Pasti kami akan melakukan monitoring siapa tahu ada yang diam-diam buka,” ujarnya.

Sehingga jika ditemukan terdapat pelaku usaha yang masih nekat beroperasi maka tindakan tegas yang akan dilakukan pihaknya yaitu pencabutan izin.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Ketenteraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Trantibum), Satpol PP Samarinda, Yosua Laden mengatakan, sejauh ini belum pernah menemukan pelaku usaha yang tak patuh terhadap peraturan penutupan tersebut. Ia juga mengaku masih menunggu surat edaran yang akan dikeluarkan.

Dijelaskan kategori THM yang masuk dalam aturan itu biasanya seperti kelab malam, tempat karaoke, panti pijat hingga tempat biliar. “Tapi biasanya untuk biliar ada beberapa tempat yang direkomendasikan KONI untuk tetap buka sebagai tempat latihan atlet,” urainya. Terdapat perbedaan itu maka ia berkomitmen akan rutin melakukan pemantauan pada THM yang ada. (*)

Sumber: Koran Kaltim

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah