Kaltim

Tes Urin, 185 Petugas dan Warga Binaan ‘Dipaksa Kencing’

TES URIN : Para petugas Lapas Kelas IIA Bontang saat mengambil botol parameter dan mengisi absen untuk tes urin narkoba. (Istimewa)

BONTANG – Untuk mengidentifikasi petugas Lapas Kelas IIA Bontang bebas narkoba, Selasa, 30 Juni 2020, seluruhnya melakukan tes urin, mulai dari Kalapas Kelas II A Bontang hingga beberapa warga binaan yang menjadi Tamping (tahanan pendamping).

Tes urin yang dipandu oleh tim BNNK Bontang ini, dilaksanakan di Poliklinik Lapas Bontang, usai menggelar upacara Hari Anti Narkoba Internasional (HANI).

“Ada dua agenda tujuan, pertama kita peringati HANI, kita buktikan segenap jajaran Lapas Bontang, baik petugas dan  binaan mendukung HANI dan pemberantasan narkoba. Kami juga ingin  menunjukkan ke masyarakat untuk menepis isu-isu yang beredar bahwa Lapas sarang narkoba. Jadi dengan kegiatan ini, isu itu bisa ditepis, ketika hasil negatif semua,” ujar Kepala Lapas Kelas II A Bontang Ronny Widyatmoko.

Terbukti dari 185 pegawai, termasuk dirinya dan warga binaan yang diambil acak, hasil tes urin semuanya negatif.

Plh Kepala BNNK Bontang, Kompol I Made Suka Jana, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Lapas Bontang. Dengan kegiatan tersebut, menepis imej bahwa lapas sarang narkoba.

“Kegiatan ini bagaimana cara narkoba tidak masuk ke Lapas dan untuk menepis imej,” ujar Made.

Ia menambahkan, jika Bontang masuk peringkat keempat di Kaltim, sebagai wilayah peredaran narkoba. Karena itu ia mengimbau agar masyarakat dan petugas saling bergandeng tangan, bagaimana narkoba jauh dari Bontang. (*)

Sumber: Koran Kaltim

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah