Advertorial

Tenaga Pendidik Dituntut Berkreasi dan Inovatif

PENGAMBILAN SUMPAH : Tenaga pendidik CPNS 2018 saat mengambil sumpah dan penyerahan SK PNS 100 persen di Ruang Tebenggang, Kantor Bupati Malinau, pekan lalu. (foto: Sollaimansyah/Koran Kaltara)
  • Jangan Sampai Guru tak Paham Dunia Digital

MALINAU – Tenaga pendidik atau tenaga guru dituntut berkreasi dan berinovatif. Sebab, saat ini telah masuk era digital atau disebut era industri 4.0.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, para guru harus kreatif dan inovatif. Jangan sampai nanti, ada guru masih tidak memahami dunia digital. Misalnya zoom meting, webinar dan sebagainya,” ujar Plt Bupati Malinau Dr.Topan Amrullah, pekan lalu.

Sebab, kata Topan, di tengah masa pandemi Covid-19 untuk pendidikan di Malinau masih menggunakan pola tatap muka dan belajar dari rumah. Karena itu, tenaga pendidik dituntut menguasai ilmu teknologi dan informatika.

“Para guru jangan sampai ketinggalan jaman. Bahkan, jangan sampai ketika ada pertanyaan anak murid, guru tidak mengetahuinya. Karena di era sekarang ini, anak-anak kita sudah memegang gadget. Bahkan belajar dengan youtube dan google,” jelasnya.

Topan berpesan kepada tenaga pendidik untuk terus berkreasi dan berinovasi di era digital saat ini. “Guru harus berkreasi dan berinovasi dan menguasai IT,” imbuh dia.

Dia menyampaikan, tenaga pendidik yang ditempatkan di wilayah perkotaan, pedalaman dan perbatasan dituntut kerja iklas. Kenapa demikian ? Ketika telah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), maka itu sudah menjadi pilihan hidup.

“Jadi menjadi ASN dituntut agar amanah dan mengerjakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Ada atau tidak adanya pimpinan di samping kita, apa yang telah menjadi tugas harus dikerjakan sebaik-baiknya,” ungkapnya. (adv/man)

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah