Bulungan

Syarwani Masih Optimistis dengan Food Estate

Pengembangan produksi pangan di Bulungan terus dimaksimalkan, termasuk food estate. (Foto: Nurjannah)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Meski tak ada tanggapan berarti dari Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo terkait program Food Estate Delta Kayan, namun Bupati Bulungan, Syarwani masih optimistis semua pihak tetap berkomitmen mengembangkan food estate yang dicanangkan sejak 2011 lalu.

Ia menegaskan, kendala yang paling krusial saat ini adalah infrastruktur. Dimana percepatan pemenuhannya yang paling diharapkan.

“Melalui komitmen Bapak Gubernur (Zainal Arifin Paliwang), dan kita di Bulungan tentunya. Bisa secara bersama membangun kolaborasi untuk mewujudkan kawasan pangan tersebut. Beberapa waktu lalu, Bapak Gubernur juga sudah mencanangkan Desa Sajau Hilir sebagai kawasan produksi pangan di Indonesia. Mudahan, ini juga bisa melebar ke kawasan lain. Khususnya, kawasan food estate,” ujarnya.

Dipastikan, ke depan kolaborasi bersama, tak hanya dilakukan Pemda Bulungan. Tetapi juga berkolaborasi dengan Pemprov Kaltara maupun Kementerian Pertanian (Kementan).

Dalam hal ini dirinya juga berharap nantinya ada program kementerian yang bersinergi dengan upaya pengembangan kawasan pangan tersebut.

“Usulan lebih lanjut sudah kita sampaikan. Mudahan saja ada respons dari kementerian walaupun nantinya tidak bisa selesai secara keseluruhan. Tetapi, paling tidak ada langkah awal maupun langkah prioritas yang bisa dilakukan di kawasan pangan itu,” jelasnya.

Bagaimanapun, Pemda Bulungan akan tetap berkomitmen sesuai visi misi daerah agar kawasan pangan ini bisa produktif dan menghasilkan.

Meski tanpa respons, Syarwani tak menampik kedatangan Mentan ke Bulungan sedikit banyak memberi pengaruh positif untuk pengembangan pangan di daerah.

Walaupun yang dikunjungi bukanlah kawasan pangan food estate. Tetapi, sektor lainnya mendapat atensi.

“Tidak semua daerah dikunjungi, Bulungan termasuk yang paling beruntung karena sudah mendapatkan atensi langsung dari Menteri Pertanian. Selain pangan, kita ditarget ada 200 titik peternakan kambing boer yang bisa dikembangkan oleh Bulungan Mandiri Farm di Desa Apung, Kecamatan Tanjung Selor Bulungan,” sebutnya.

Dalam hal pengembangan pangan, pada dasarnya Mentan juga berharap di Kaltara dan Bulungan pada khususnya, bisa berkolaborasi dengan TNI/Polri.

Seperti diketahui, sebelumnya, Mentan RI Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, saat ditanya terkait food estate tak memberi respons banyak.

Ia hanya menjawab lebih baik fokus yang ada dan tidak berkhayal tinggi.

“Kita konsentrasi apa yang ada, jangan kita berkhayal yang lebih tinggi lagi,” jawabnya singkat.

Selain itu diketahui, dari 50 ribu hektare lahan untuk food estate di Bulungan, hanya sekitar 33 ribu hektare saja yang potensial untuk dikembangkan. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Hariadi

 

TOPIK TERKAIT:

Food Estate Belum Operasional, Mentan: Konsentrasi Apa yang Ada

Minta Diperluas, Mentan Janjikan Bantu Bibit Kambing