Nunukan

Syarat Dipulangkan, 170 PMI Jalani PCR Kedua

Para PMI tiba Rusunawa Nunukan, beberapa hari lalu. (foto: Asrin)

NUNUKAN, Koran Kaltara – UPT BP2MI Nunukan  mendampingi sebanyak 170 PMI yang dideportasi pada tanggal 21 Oktober, untuk menjalani tes PCR kedua di Rusunawa Nunukan, Selasa (26/10/2021).

Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan PMI BP2MI Nunukan, Arbain mengatakan, tes PCR ini dilakukan, karena besok (hari ini) akan dipulangkan ke daerah asalnya.

“Ini PCR kedua. Pertama kemarin di pelabuhan itu. Dari total 193 yang dideportasi itu ada 14 orang positif. Nah, yang sekarang hanya 170 orang saja karena ada empat empat anak ikut orangtuanya ke RSUD Nunukan,” ungkapnya kepada Koran Kaltara, Selasa (26/10/2021).

Selain itu, kata dia, ada sekitar 25 PMI kategori terkendala bukan deportasi. Itu disebabkan mereka keluar dan masuk ke Indonesia secara ilegal di Krayan dan Sebatik.

“Jadi, yang positif PCR pertama ini ditunda dulu pulangkan, sambil benar-benar dinyatakan sembuh baru bisa dipulangkan. Begitu juga untuk 170 orang, kalau ada yang positif ditunda juga,” bebermya.

Dia menegaskan PMI dijadwalkan pulang menggunakan kapal laut, kemungkinan berangkat jam 7 atau 8 malam.

Menurut dia, dari hasil pendataan, ada sekitar 35 PMI merupakan penduduk Nunukan, sisanya diluar daerah.

“Kalau yang lainnya, rata-rata akan dipulangkan karena, sampai saat ini belum ada PMI yang dipanggil untuk bekerja. Biasanya ada datang dari perusahaan maupun pengusaha rumput laut yang meminta tenaga kerja PMI,” tuturnya. (*)

Reporter: Asrin
Editor: Sobirin

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment