Ekonomi Bisnis

Sungai Selor Kembali ingatkan semua Pihak

Kondisi Sungai Selor yang ada di kawasan Jalan Meranti. (Foto : Ike Julianti/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Tumbuhan eceng gondok di Sungai Selor dan Sungai Buaya, Tanjung Selor, hingga kini masih nampak tumbuh subur. Menurut pantauan Koran Katara Selasa (14/1/2020), sisi sebelah kiri jembatan nampak dipenuhi enceng gondok.

Padahal beberapa waktu yang lalu sejumlah OPD di lingkungan Pemprov Kaltara, Pemkab Bulungan beserta organisasi vertikal dibantu pihak swasta dan masyarakat, berduyun-duyun mengangkut tumbuhan yang hidup mengapung di atas permukaan air.

Salah satu warga setempat Rina (28) mengatakan, Hal ini menyegarkan ingatan kembali untuk semua pihak bersama-sama membersihkan kawasan tersebut agar bebas dari enceng gondok.

“Kita sadar bahwa ini tidak bisa dikerjakan dengan cara manual, harus menggunkan alat berat namun hal ini harus pelan-pelan dibersihkan agar aliran Sungai Selor bisa mengalir,” ucapnya Selasa, (14/1/2020) pada Koran Kaltara.

Lanjut kata dia, jika dahulu aliran sungai ini bisa dilewati perahu kecil nelayan, kini sudah tidak bisa lagi bahkan kondisi air yang ada di kawasan tersebut sebagin sudah tidak bisa digunakan karena ada beberapa warga yang masih membuang sampah sembarangan.

“Harapan kita aliran sungai ini bisa kembali seperti dulu, nelayan bisa melakukan aktivitas kembali,” ucapnya.

Senada Dewi, Andri juga berharap hal ini menjadi perhatian semua pihak, pasalnya jika aliran sungai ini kembali seperti dulu maka banyak masyarakat setempat yang merasakan dampak baiknya.

“Jika enceng gonduk itu dikelola dengan baik maka sebetulnya bisa mendapatkan nilai tambah karena banyak sekali kerajinan tangan yang terbuat dari enceng gondok seperti tas, karpet dan lain sebagainya,” pungkasnya (*)

Reporter : Ike Julianti

Editor : Rifat Munisa