Headline

Strategi Bulungan Menyangga Pangan IKN

Peningkatan produksi padi jadi salah satu upaya Bulungan mendukung ibukota negara di Kaltim. (Foto : Nurjannah)
  • Siapkan Pengembangan Empat Komoditas Unggulan

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemkab Bulungan menjadi satu daerah yang ditunjuk menjadi wilayah penyangga pangan Ibukota negara yang baru di Kaltim. Sejumlah hal dilakukan untuk meningkatkan hasil pangan guna persiapan penyangga pangan tersebut.

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, beberapa komoditas dikembangkan di Bulungan. Termasuk di antara padi di beberapa wilayah yang menjadi produksi unggulan. Setidaknya ada empat komoditas yang akan dikembangkan untuk kesiapan penyangga pangan ibukota negara. Yakni padi, jagung, cabai, dan bawang merah.

“Beberapa komuditi itu sudah kita mulai kembangkan. Padi di Sajau Hilir, salah satunya yang jadi fokus kita. Kemudian ada jagung yang kita sempat panen di Desa Kelubir. Kita tak pungkiri itu juga ada dukungan dari pihak swasta,” ujarnya.

Kemudian untuk komuditas cabai, lanjut Syarwani, juga jadi perhatian. Pasalnya, tak jarang keberadaan cabai turut mempengaruhi inflasi di daerah, karena harganya yang kadangkala cukup tinggi. Tentunya itu juga kaitannya dengan tata kelola produksi dan pemasaran.

“Selain itu, untuk bawang merah, petani kita juga sudah ada yang mengembangkan. Bahkan sudah ada yang panen seperti di Desa Binai, tepatnya KM 57 arah Bulungan-Berau.  Tapi untuk ini, kita masih terkendala bibit. Ini juga jadi atensi kita untuk meningkatkan hasil produksinya,” jelasnya.

Sejumlah komuditas tersebut diharapkan bisa menjadi produksi unggulan ke depannya. Meski target penyangga pangan, Syarwani menegaskan minimal ke depan untuk produksi padi bisa mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat di Bulungan dan Kaltara pada umumnya.

“Itu jadi target jangka pendek kita, intensitas produksi pertanian perlu terus didorong, khusus padi. Walaupun potensi komoditi lainnya juga kita dorong,” katanya.

Meski tak menjelaskan detail, Bupati memastikan sementara ini produksi beras di Bulungan masih surplus. Informasi dihimpun, berdasarkan data BPS Kaltara Dalam Angka, menyebutkan Kabupaten Bulungan memiliki luas panen 4.327 hektare, merupakan luasan paling tinggi dibanding dengan wilayah lain di Kaltara. Namun demikian, produktivitas yang lebih rendah menjadikan hasil produksi di nomer dua, sebesar 12.610 ton. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Nurul Lamunsari