Malinau

Stok Elpiji 3 Kg di Malinau Bertambah

Erly Sumiati

MALINAU, Koran Kaltara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau berupaya memberikan ketersediaan stok elpiji 3 kg bagi masyarakat. Bahkan tahun 2021, kebutuhan elpiji 3 kg di Malinau mengalami penambahan.

Berdasarkan data yang diperoleh Koran Kaltara, untuk tahun 2020 kuota elpiji 3 kg sebanyak 222.333 tabung, mencakup di wilayah kecamatan perkotaan. Dan, tahun 2021, kebutuhan elpiji mengalami penambahan menjadi 251.333 tabung.

“Kalau berdasarkan data tahun 2020 lalu ada 222.333 tabung. Sekarang, tahun 2021   ada penambahan menjadi 251.333 tabung,” kata Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Malinau Erly Sumiati kepada Koran Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/3/2021).

Menurut Erly, penambahan ini sudah mampu mengakomodir pangkalan setiap desa. “Kami sudah menghitungnya ke desa-desa. Karena ada beberapa desa yang memang belum ada pangkalannya, namun masuk dalam data itu,” ungkapnya.

Erly menyampaikan, PT Nayla mengakomodir 17 pangkalan desa di Kecamatan Kecamatan Malinau Kota, Kecamatan Malinau Barat, Mentarang, Kecamatan Malinau Selatan Hilir dan Kecamatan Malinau Selatan.

“Sementara PT Karya Taman Eksen ada 10 pangkalan yang diakomodir di Malinau Kota, Malinau Barat dan Mentarang,” jelasnya.

Sementara di perbatasan, kata dia, masih tahap pengusulan kebutuhan elpiji 3 kg. “Kita tetap usulkan. Karena di wilayah perbatasan itu harus dipenuhi juga. Jadi, saat ini masih tahap pengusulan ke Pertamina,” tutur dia.

Dia menyampaikan bahwa harga elpiji di Malinau tidak mengalami kenaikan. “Harga HET masih tetap Rp28 ribu di setiap pangkalan,” terangnya.

Sebenarnya, kata Erly, belum lama ini ada pembahasan kenaikan per HET di tingkat provinsi. Namun, pihaknya telah lebih dulu melakukan pembahasan dengan agen elpiji dan pangkalan di Malinau.

“Sebelum dibahas di provinsi, kita sudah membahas dengan agen elpiji dan pangkalan. Informasi yang kami dapatkan dari agen dan pangkalan,  per HET-nya sudah ada keuntungan,” jelasnya.

Menurut dia, kebutuhan dan harga per HET elpiji 3 kg di setiap pangkalan tidak membebankan masyarakat Malinau. “Jadi harganya masih relatif sama dan tidak membebankan masyarakat,” terang dia.

Dia menyampaikan,  pihaknya selalu melakukan pengawasan pendistribusian elpiji 3 kg ke setiap pangkalan. “Pegawai kami terus melakukan pengawasan sampai ke pangkalan sesuai jumlah desa yang ada,” katanya.

Bahkan, kata Erly, apabila ada pangkalan mengalami kekurangan kebutuhan elpiji 3 kg, maka dianjurkan melaporkannya. (*)

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Sobirin

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah