Malinau

Staf Bawaslu Malinau Dinyatakan Positif Covid-19

Foto: Ilustrasi/Internet

MALINAU, Koran Kaltara – Salah seorang staf pegawai Bawaslu Kabupaten Malinau berinsial SP dinyatakan positif Covid-19. Kini, SP telah menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Ketua Bawaslu Malinau Donny,S.Th membenarkan kalau salah seorang stafnya dinyatakan positif Covid-19.

“Jajaran Bawaslu dan pegawai lainnya merasa sedih melihat rekan terpapar Covid-19,” kata Donny kepada Koran Kaltara, Senin (22/9/2020).

Sebelumnya, kata dia, pada 5 September lalu, seluruh pegawai Bawaslu menjalani rapid test. Alhasil, salah satu pegawai Bawaslu tersebut rapid testnya reaktif.

“Kemudian dilakukan swab dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19. Mendengar informasi ini, kami keluarga besar Bawaslu terkejut,” jelasnya.

Menurut dia, SP memiliki suami yang bekerja di salah satu perusahaan batu bara di Desa Long Loreh. Kemungkinan, bisa saja telah terpapar dari suaminya.

“Beliau ini, suaminya bekerja di salah satu perusahaan di Malinau Selatan,” katanya.

Dia mengungkapkan, setelah menerima informasi stafnya terpapar Covid-19, pihaknya langsung melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh Kantor Bawaslu Malinau.

“Kita langsung melakukan penyemprotan dan menerapkan secara ketat protokol kesehatan. Dan memberikan dukungan kepada staf kita agar tetap bersemangat dan menjalani olahraga, konsumsi vitamin dan makan makanan yang bergizi. Termasuk juga staf lainnya,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, bahwa Bawaslu Provinsi Kaltara telah meminta staf di Bawaslu Malinau diliburkan selama tiga hari.
Namun, staf Bawaslu Malinau yang masih sehat tetap turun, karena padatnya agenda tahapan Pilkada 2020.

“Memang kita diminta untuk meliburkan staf Bawaslu. Tapi kami kurang sependapat, karena tahapan Pilkada sudah berjalan,” katanya.

Apalagi, kata dia, pada 23 September akan digelar penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Lalu, pada 24 September dilaksanakan pencabutan nomor pasangan calon.

“Secara otomatis tidak ada liburnya. Bahkan, setelah pencabutan nomor ini, kita ada kegiatan deklarasi tolak politik uang. Kita terus bekerja dengan standar protokol kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Malinau dr. John Felix Rundupadang menyampaikan ada penambahan dua pasien terpapar Covid-19, yaitu di Bawaslu satu orang dan Kejaksaan satu orang.

Menurut John, pasien terpapar Covid-19 di Bawaslu itu suaminya bekerja di perusahaan. Dan dimungkinkan dari klaster perusahaan atau transmisi lokal.

Sedangkan, pasien Covid-19 dari Kejaksaan, karena usai melakukan perjalanan dari luar daerah.
“Yang dari kejaksaan ini baru pulang cuti. Begitu pulang dinyatakan positif berdasarkan hasil swabnya,” ungkapnya. (*)

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Sobirin

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah